JAKARTA, JUMAT - Departemen Luar Negeri Republik Indonesia (Deplu RI) sudah menyiapkan sosialisasi pemilu terhadap calon pemilih di luar negeri. Tetapi masih banyak agenda yang belum diselesaikan dalam waktu dekat ini.
Hal itu diungkapkan Juru Bicara Deplu RI Teuku Faizasyah di Gedung Nusantara, Kompleks Gedung Deplu RI, Jakarta, Jumat (5/9). Faizasyah menjelaskan jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang terdaftar di berbagai perwakilan di Indonesia sebesar 3.121.594 jiwa.
"Jumlah ini tidak semua memiliki hak pilih, karena sebagian ada anak-anak di bawah umur. Sehingga perlu dilihat lagi berapa total WNI yang memiliki hak pilih," ujarnya.
Ia mengatakan Deplu sedang menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS) dengan tenggang waktu hingga 8 September untuk pemutakhiran data tersebut. Selain itu, dikatakan Faizasyah, Deplu juga melakukan sosialisasi pada Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di titik-titik yang akan didatangi KPU di 14 negara.
"Kita sudah bentuk 113 PPLN yang beranggotakan 5 orang yakni dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS) dua orang dan tiga orang dari masyarakat sipil," tuturnya. Faizasyah menjelaskan PPLN tersebut akan aktif menemui calon-calon pemilih untuk memberikan penjelasan tentang pemilu.
"Tentu mekanisme pendekatannya akan berbeda di masing-masig negara, misal apabila di perwakilan kecil, masyarakat bisa dikumpulkan pada suatu kesempatan, bila perwakilan besar seperti di Timur Tengah dan Malaysia bisa dipikirkan cara yang lebih kreatif," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang