Chris John Segera Lawan Enoki

Kompas.com - 06/09/2008, 08:59 WIB

SEMARANG, SABTU- Juara dunia kelas bulu WBA Chris John sudah menandatangani kontrak untuk tarung wajib atau mandatory fight melawan penantangnya, Hiroyuki Enoki yang dijadwalkan berlangsung di Korakuen Hall, Tokyo, Jepang, 24 Oktober 2008.

Asisten Manajer Herry Gym’s, Toni Priatna ketika dihubungi dari Semarang, Sabtu (6/9), mengatakan, hari Jumat kemarin, kontrak tarung wajib itu sudah ditantangani oleh Chris John yang sudah tiga hari berada di Perth, Australia.

Enoki, menurut Herry, juga sudah menandatangani kontrak tarung wajib. "Setelah draf perjanjian kontrak ditandatangani kedua petinju, kemudian untuk Chris John dikirim kembali kepada promotornya yang dari Jepang, demikian juga dengan Enoki," katanya.

Ketika ditanya soal isi perjanjian kontrak pertarungan tersebut termasuk bayaran yang akan diterima Chris John pada tarung wajib mendatang, dia mengatakan, pihaknya tidak tahu benar soal itu karena yang mengurusi adalah Craig Christian, pelatih sekaligus manajernya. "Saya memang sempat telepon Craig Christian tetapi bukan membicarakan soal itu, hanya membahas soal sponsor," katanya menegaskan.

Menyinggung soal kondisi Chris John setelah tiga hari berlatih di Sasana Herry Gym’s Perth, Australia, dia mengatakan, sudah menunjukkan perkembangan yang berarti. "Dia mulai menekuni porsi latihan yang diterapkan Craig Christian. Chris John berada di Australia sekitar satu bulan kemudian kembali ke Indonesia dan langsung terbang ke Jepang," katanya.

Minimal, menurut dia, Chris John harus melakukan penyesuaian dengan kondisi cuaca di sana sekitar tiga minggu mengingat mulai bulan Oktober di Tokyo sudah memasuki musim dingin. 

Berdasarkan rilis dari Boxing-Indonesia, Chris John dan Hiroyuki Enoki memiliki waktu kelahiran yang sama, yaitu tanggal 24 September 1979. Pada saat pertarungan mendatang, kedua petinju sama-sama berusia 29 tahun.

Chris John dilahirkan di Kabupaten Banjarnegara, Jateng, sedangkan Enoki dilahirkan di Akita, sebuah kota kecil di utara Jepang. Chris John sempat terjun ke cabang olahraga wushu nomor sanshou atau perkelahian bebas, bahkan pada PON XV/2000 Jawa Timur berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jateng.

Sedangkan Enoki mulai terjun ke dunia tinju pada usia 14 tahun. Sampai kini yang bersangkutan sudah naik ring 46 kali dan menang 38 kali (27 di antaranya dengan KO/TKO).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau