KENDARI, SABTU- Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan, PT Pelni akan menambah satu armada kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang dan sesudah perayaan Idul Fitri 1429 H di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI).
"Kami persiapkan armada KM Gunung Dempo dengan kapasitas angkut 1.000 penumpang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan mudik lebaran, khususnya di wilayah kawasan timur Indonesia," kata Menhub Jusman Syafii Djamal di Kendari, Sabtu (6/9).
Pengoperaisan kapal Pelni tersebut, kata Menhub, masih menyesuaikan jadual Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meresmikannya yang diharapkan dalam waktu dekat ini. "Pengadaan armada kapal Pelni ini sebagai upaya antisipasi sebelum terjadi permasalahan, sebab persaingan pelayanan jasa penumpang saat ini cukup ketat, sehingga PT Pelni harus memberikan pelayanan terbaik agar tidak ditinggalkan penggunanya atau beralih kepada pelayanan jasa lainnya," katanya.
Menhub mengimbau pengguna jasa transportasi, baik laut, udara, dan darat agar tidak cemas menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran karena pemerintah telah mengantisipasi secara maksimal agar pemudik di seluruh tanah air tidak mengalami kendala.
Menurut Menhub, pemudik tahun ini diprediksi mencapai 15,8 juta orang atau naik sekitar 6,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, suplai ketersediaan tempat duduk berbagai moda transportasi 35,67 juta, sedangkan permintaan hanya 15,8 juta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang