Gunung Dempo Perkuat Pelni Saat Arus Mudik

Kompas.com - 06/09/2008, 13:27 WIB

KENDARI, SABTU- Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan, PT Pelni akan menambah satu armada kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang dan sesudah perayaan Idul Fitri 1429 H di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI). 

"Kami persiapkan armada KM Gunung Dempo dengan kapasitas angkut 1.000 penumpang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan mudik lebaran, khususnya di wilayah kawasan timur Indonesia," kata Menhub Jusman Syafii Djamal di Kendari, Sabtu (6/9).

Pengoperaisan kapal Pelni tersebut, kata Menhub, masih menyesuaikan jadual Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk meresmikannya yang diharapkan dalam waktu dekat ini.  "Pengadaan armada kapal Pelni ini sebagai upaya antisipasi sebelum terjadi permasalahan, sebab persaingan pelayanan jasa penumpang saat ini cukup ketat, sehingga PT Pelni harus memberikan pelayanan terbaik agar tidak ditinggalkan penggunanya atau beralih kepada pelayanan jasa  lainnya," katanya.

Menhub mengimbau pengguna jasa transportasi, baik laut, udara, dan darat agar tidak cemas menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran karena pemerintah telah mengantisipasi secara maksimal agar pemudik di seluruh tanah air tidak mengalami kendala.

Menurut Menhub, pemudik tahun ini diprediksi mencapai 15,8 juta orang atau naik sekitar 6,14 persen dibandingkan tahun  sebelumnya. Sementara itu, suplai ketersediaan tempat duduk berbagai moda transportasi 35,67 juta, sedangkan permintaan hanya 15,8 juta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau