Membuat Robot Itu Mudah

Kompas.com - 07/09/2008, 14:52 WIB

JAKARTA, MINGGU - Ternyata, membuat robot tidak melulu didominasi oleh para ilmuwan dan teknisi elektronik. Kini, anak-anak sekolah dasar hingga menengah atas pun mampu membuat robot yang sederhana. Membuat robot ternyata mudah bagi siapa saja.

Kemampuan ini tidak hanya didukung oleh kecerdasan seseorang, tapi juga berkat bimbingan para tenaga ahli, baik perorangan maupun institusi. Robotic Explorer, yang memiliki motto Let's Created Your Own Robot, adalah salah satu institusi yang memberikan pelatihan membuat robot kepada para pelajar. Uniknya, lembaga institusi ini tidak hanya memberikan kursus, tapi pengajaran dengan kurikulum yang jelas.

Kurikulum tersebut terbagi menjadi dua tahap, yaitu, robot statis dan robot bergerak. Pelajaran robot statis terdiri dari empat kelas, yaitu, Basic of Robotic, Remote Robot, Electronics, dan Robotic Computing. Dalam kelas Basic of Robot, peserta didik mempelajari cara merangkai robot, dan perkenalan dasar tentang robot. Dalam kelas Remote Robot, peserta didik belajar mengerakkan organ-organ robot jadi dengan menggunakan alat komunikasi, seperti infrared dan bluetooth.

Dalam kelas Electonics, peserta didik belajar pengenalan elektronika, seperti bagaimana prinsip kerja transistor, dan rangkaian elektronik. Sementara dalam kelas Robotic Computing, peserta didik belajar program robot melalui komputer.

Pelajaran robot bergerak terdiri dari Mobile Robot, Basic Microcontroller, dan Final Robotic Project. Dalam Mobile Robot, peserta didik belajar mengerakkan robot, baik dengan kaki, roda, maupun alat bantuan lainnya. Menggerakkan robot pun tidak hanya berjalan, tetapi juga berlari, menanjak, dan aktivitas lainnya.

Dalam kelas Basic Microcontroller, peserta didik mulai belajar membuat otak robot yang dapat bergerak dan melewati berbagai rintangan dan hambatan. Sedangkan dalam kelas Final Robotic Project, peserta didik mendapat project membuat robot dari awal hingga jadi.

Menurut Manajer Marketing Jully Tjindrawan, masing-masing kelas terdiri dari 30 pertemuan. "Namun, hal ini tergantung tingkat kecerdasan peserta didik. Jika kami nilai ia mampu dan berbakat, ia bisa melompat ke kelas tertentu," tuturnya kepada Kompas.com, Minggu (7/9) di Jakarta.

Mengenai biaya, Jully mengatakan ia mengusahakan biaya yang sangat terjangkau bagi semua pelajar. "Range biaya berkisar antara Rp 250.000-Rp 300.000 tiap kelas," ujarnya.Kelas ini dibawah supervisi pakar robotic UI, DR.Ir. Wahidin Wahab MSc. PhD, dan didukung oleh Or. Paulus Wijayacitra dari HERTZ Elektronik Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau