Leonardo: Pato Terlalu Malas

Kompas.com - 07/09/2008, 22:40 WIB

MILAN, MINGGU - Legenda AC Milan yang juga asal Brasil, Leonardo berpendapat, Alexandre Pato terlalu malas. Striker muda asal Brasil itu tak akan pernah mendapatkan tempat utama jika tak mau bekerja lebih keras di setiap sesi latihan.

Pemain berumur 18 tahun tersebut membuat sensasi di Milan, ketika dibeli dengan harga 10 juta pounds (sekitar Rp164,9 miliar). Dia sempat menjadi harapan baru dengan gol-golnya. Namun, kemudian dia cedera. Pada penampilannya bersama Brasil di Olimpiade Beijing 2008 baru lalu, penampilannya mengecewakan.

"Dia sebenarnya memiliki semua kualitas untuk menjadi juara. Tapi, dia harus tahu bahwa di sepakbola Italia, jika dia ingin kariernya sampai 10 tahun, maka harus menunjukkan kerja keras 100 persen setiap harinya," jelas Leonardo yang juga salah satu direktur di Milan.

"Dia harus berlari, bertarung, mandi keringat di setiap latihan dan mendengarkan nasihat pelatih dan rekan-rekannya dengan baik," nasihatnya lagi.

Penampilan menurun dari Pato di Olimpiade memang menimbulkan keprihatinan di Milan. Apalagi, klub itu sedang krisis lini depan dan permainan maksimal dari Pato sangat dibutuhkan.

"Dia tak memiliki masalah fisik maupun psikis. Dia merasa bahagia dengan tim di Milan. Para direktur juga sangat dekat dengannya, baik dalam urusan sepakbola maupun masalah personal," tutur Leonardo.

"Pato adalah pemain berharga buat Milan dan kami sangat mempercayai kemampuannya. Pemain berjuluk The Duck itu akan menghadapi persaingan yang semakin ketat di musim ini, setelah kami kedatangan Ronaldinho, Andriy Shevchenko, dan Marco Borriello. Saya kira, ini akan berdampak bagus buatnya. Persaingan ini juga akan memotivasi striker lainnya," ujarnya.

Leonardo menambahkan, ""Kami tak memiliki banyak striker. Namun, pelatih Carlo Ancelotti tahu bagaimana mengelola AC Milan dan kami harus berterima kasih kepadanya. Saya kira, tim sekarang akan mampu menghibur dan meraih hasil yang besar." (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau