JAKARTA, SELASA - Setelah Ketua Majelis Hakim Panusunan Harahap mengetokkan palu tanda berlakunya putusan yang mengabulkan gugatan Asian Agri Group (AAG), sejumlah wartawan dan aktivis pers menggelar aksi tabur bunga di dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Selasa (9/9).
Mereka yang tergabung dalam Koalisi Aliansi Pembela Pasal 28 (APP 28) dan Koalisi Anti Penghancuran Hutan Indonesia (KAPHI) menaburkan bunga seusai sidang dan menggelar aksi teatrikal dan demonstrasi di depan area parkir pintu masuk PN Jakpus.
"Kami berduka dengan adanya putusan ini, kebebasan pers terbungkam. Wartawan tidak boleh lagi memberitakan kasus dugaan korupsi atau penyelewengan lain yang merugikan hak-hak publik," tutur Wiwin, koordinator aksi.
Sedangkan menurut Bambang Harymurti, mantan Pemimpin Redaksi Tempo, pemberitaan di majalah Tempo tak bermaksud melakukan penghinaan pada pribadi Sukanto Tanoto tetapi pada dugaan tindakan penggelapan pajak sebesar Rp 1,3 triliun. Ia merasa kecewa dan mengungkapkan perkabungan atas kebebasan pers yang mulai redup di negeri ini dengan kasus ini.
Menanggapi putusan majelis hakim, kuasa hukum Tempo Darwin Aritonang mengaku kecewa dengan putusan tersebut. "Tempo sudah melakukan sesuai kaidah jurnalistik, termasuk meminta keterangan dari narasumber yang kompeten dari AAG tetapi tidak ditanggapi. Kalau mereka minta hak jawab, kita juga sudah fasilitasi, tapi tetap tidak puas," tuturnya.
Sedangkan di tempat terpisah, kuasa hukum AAG Hinca Panjaitan saat ditemui Kompas.com menyatakan pihaknya tidak bermaksud untuk membungkam kebebasan pers dengan memenangkan perkara perdata ini.
"Persoalannya kan pada mekanisme hak jawab yang tak dipenuhi dengan benar oleh tergugat. Pers juga bisa belajar melalui kasus ini bahwa prinsip ketelitian dan asas praduga tak bersalah itu juga berlaku," katanya.
Aksi teatrikal dan demonstrasi masih berlangsung sekitar 15 menit dan diakhiri dengan sampah yang berserakan berupa bunga dan uang bertuliskan Bank Sukanto Tanoto yang bertebaran di tempat aksi berlangsung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang