Renault Ondelios: X-Over Hibrida dengan Fasilitas Bisnis

Kompas.com - 11/09/2008, 08:04 WIB

JAKARTA, KAMIS — Renault mengumumkan akan menghadirkan mobil konsep terbarunya, yaitu Ondelios, cross-over (x-over) bertenaga hibrida, pada Paris Motor Show bulan depan. Mobil ini sekaligus dijadikan “top range” dari beberapa mobil konsep lainnya. Kehadiran Ondelios sekaligus gambaran visi Renault tentang x-over terkini, yaitu mobil yang menggabungkan unsur kenyamanan dan lingkungan.

Sangat Futuristik
Seperti mobil-mobil konsep dari produsen Perancis sebelumnya, Ondelios tampil sangat futuristik, baik dari penampilan maupun teknologi. Inspirasi kelahirannya berasal dari dunia penerbangan. Hasilnya adalah sebuah x-over berdimensi: panjang 4,8 meter dan tinggi 1,6 meter dengan Cd 0,29.

Tidak hanya itu, Renault sangat membanggakan estetika desainnya, terutama tata letak interior dan sistem tenaga hibridanya. Begitu juga dengan bentuknya. Pasalnya, seluruh permukaan mobil rata dan mulus, seakan kaca dan panel bodi menyatu tanpa sambungan.

X-over ini dirancang khusus sebagai lambang kemewahan untuk mereka yang suka melakukan perjalanan jauh. Karena itulah, desain dan fasilitas interior dibuat sama dengan kelas bisnis pada pesawat udara. Ini terlihat jok bertipe individual, untuk lima penumpang dan satu pengemudi.

“Ondelios adalah dinamika manusia modern. Dirancang bagi mereka yang ingin menikmati alam bebas,” jelas Patrick le Quement, Direktur Desain Renault. Karena itu pula, penggunaan gril aluminium yang disatukan dengan lampu depan melambangkan gerakan. Sedangkan unsur teknologi terkini diperlihatkan pada lampu depan jenis LED dengan umur pakai lebih lama dan irit energi.

Bumerang
Fitur Ondelios lain yang juga ditonjolkan adalah lampu belakang dengan bentuk bumerang. Lampu tersebut dipasang pada bodi, dilengkapi dengan ekstraktor yang mengontrol aliran udara dari sepatbor. Atapnya dibuat transparan agar dapat menghadirkan pencahayaan alamiah. Lantas, kaca depan yang landai dan kap mesin lebar menambah aksentuasi sekaligus membentuk keindahan sosok mobil ini.

“Kami menghadirkan mobil seakan-akan seluruh bodinya dibuat dari satu bahan. Bodi dan kaca menyatu. Dengan konsep tersebut, Ondelios hadir sebagai simbol keindahan dan menjadi media masa depan,” tambah Patrick.

Pintu model kupu-kupu yang sebagian besar dibuat dari bahan tembus pandang membuat penampilan Ondelios tambah elegan. Lantas warna biru hitam bodi yang menyatu dengan sempurna bersama kaca membuat seluruh tubuh mobil seakan-akan menggunakan satu warna.

Sosoknya makin gagah dengan pelek 23 inci dari aluminium berpola 7 jari-jari. Sedangkan ban, digunakan Michelin 255/40 Pilot Sport dengan telapak yang dirancang secara khusus untuk memperkecil deformasi kontak ketika menggelinding kendang.

Interior
Interior Ondelios menggunakan tiga deret jok. Sandaran jok dapat disetel rebah untuk memberikan kenyamanan, seperti posisi duduk atau istirahat di kelas bisnis pesawat terbang. Penumpang juga dapat menyelonjorkan kakinya.

Dengan engsel pintu di atap, penumpang bisa masuk dengan mudah ke interior karena pintu membuka ke atas. Jok deretan kedua dapat digeser ke depan dan dilipat untuk memberi akses kepada penumpang yang akan duduk di jok paling belakang

Komponen dashbord dirancang fungsional dan mudah digunakan. Antara lain, layar dengan skin aktif untuk menayangkan berbagai informasi. Digunakan pula layar monitor di bawah kaca depan untuk menayangkan menu dan gambar yang berbeda hasil pantuan kamera pengganti kaca spion luar. Tambahan lainnya, tiga monitor yang lebih besar untuk memberikan informasi tentang kerja mesin dan kendaraan. Setiap penumpang dapat pula menggunakan multi-media portabel secara sendiri-sendiri, baik untuk sharing data maupun main secara multi-player.

Irit
Sebagai kendaraan masa depan hemat energi dan ramah lingkungan, bahan bodi Ondelios berbeda dibandingkan mobil masa kini. Untuk ini, Renault memilih material dengan bobot ringan dan dapat didaur ulang, yaitu karbon. Pengganti kaca dipakai polikarbonat. Sebagai sumber tenaga, digunakan mesin diesel berkapasitas 2.0 liter yang mampu menghasilkan tenaga 205 PS (150kW) dan motor listrik berkemampuan 20kW. Masing-masing ditaruh di depan dan belakang.

Sistem hibrida mobil ini dapat menghasilkan akselerasi lebih cepat. Sedangkan rem dapat mengubah energi kinetik menjadi listrik pada baterai litium-ion dengan tenaga 4kW per jam. Mesin dieselnya dilengkapi dengan teknologi pengirit bahan bakar, yaitu stop-start.

Motor listrik dipasang pada as roda belakang. Motor ini akan memutar roda belakang bila sensor ESP mendeteksi ban kehilangan traksi. Dengan demikian, Ondelios bekerja seperti kendaraan 4 x 4. Selain tenaga mesin yang besar, torsinya juga kuat dan diperoleh pada putaran rata (flat), yaitu dari 1.700-3.800 rpm. Dengan kemampuan seperti itu, mesin diesel yang digunakan Ondelios memberikan kenyaman dan fleksibilitas selama melakukan perjalanan jauh.

Renault menyatakan, Ondelios mampu berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam 7,8 detik. Kemampuan itu didukung dengan transmisi double kopling (twin clutch) 7 percepatan. Terakhir sebagai bukti irit bahan bakar dan ramah lingkungan, untuk jarak 100 km mobil hanya menghabiskan 4,5 liter solar atau 22 km per liter, dan emisi 120 g/km. Bolehlah Renault berbangga! Tapi, kapan bisa diproduksi secara masal?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau