JAKARTA,KAMIS - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI akan menambah uang ke ATM meningkat 200 persen dari hari biasanya untuk mengantisipasi penarikan uang menjelang atau pada saat Lebaran nanti.
"Menjelang H-7 (tujuh hari sebelum Lebaran) ATM kita cash yah sekitar 200 persen dari hari biasanya. Biasanya kan orang narik di ATM besar karena buat Lebaran dan bank juga tutup tujuh hari," kata Direktur Utama BRI Sofyan Basyir di Jakarta, Rabu (10/9), malam usai penandatanganan kerjasama dengan PT Taspen (Persero).
Ditanya wartawan berapa total uang yang akan disiapkan untuk Lebaran, Sofyan mengaku tidak hafal. "Nanti saya cek yah," jelasnya.
Pengalaman Lebaran sebelumnya, Basyir mengatakan masyarakat yang mudik hendak berlebaran di kampung halamannya sebagian besar diantaranya menggunakan ATM BRI. "ATM BRI kan sebagian besar ada di kantor BRI. Nah BRI ada di tiap jalan provinsi, terutama di jalur mudik, dan sampai pelosok kecamatan ada kantor BRI jadi kami tak kuatir isi ATM tidak mencukupi," katanya.
Selain itu, Sofyan mengatakan H-7 Lebaran beberapa kantor BRI terutama di jalur mudik tidak diliburkan maksudnya untuk memberikan pelayanan kepada pemudik. (Persda Network/aco)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang