Siap Lebaran, ATM BRI Dipenuhi 200 Persen

Kompas.com - 11/09/2008, 12:56 WIB

JAKARTA,KAMIS  - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI akan menambah uang ke ATM meningkat 200 persen dari hari biasanya untuk mengantisipasi penarikan uang menjelang atau pada saat Lebaran nanti.

"Menjelang H-7 (tujuh hari sebelum Lebaran) ATM kita cash yah sekitar 200 persen dari hari biasanya. Biasanya kan orang narik di ATM besar karena buat Lebaran dan bank juga tutup tujuh hari," kata Direktur Utama BRI Sofyan Basyir di Jakarta, Rabu (10/9), malam usai penandatanganan kerjasama dengan PT Taspen (Persero).

Ditanya wartawan berapa total uang yang akan disiapkan untuk Lebaran, Sofyan mengaku tidak hafal. "Nanti saya cek yah," jelasnya.

Pengalaman Lebaran sebelumnya, Basyir mengatakan masyarakat yang mudik hendak berlebaran di kampung halamannya sebagian besar diantaranya menggunakan ATM BRI. "ATM BRI kan sebagian besar ada di kantor BRI. Nah BRI ada di tiap jalan provinsi, terutama di jalur mudik, dan sampai pelosok kecamatan ada kantor BRI jadi kami tak kuatir isi ATM tidak mencukupi," katanya.

Selain itu, Sofyan mengatakan H-7 Lebaran beberapa kantor BRI terutama di jalur mudik tidak diliburkan maksudnya untuk memberikan pelayanan kepada pemudik. (Persda Network/aco)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau