PALEMBANG, KAMIS —Sebanyak 50.000 kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) di Palembang diketahui tidak bertuan sehingga menurut rencana akan dialokasikan untuk pemilik SKTM yang belum terdaftar sebagai peserta Jamkesmas.
Asisten bidang ekonomi pembangunan Pemkot Palembang Apriadi S Busri, Kamis (11/8), mengatakan, kartu-kartu itu menjadi tidak bertuan karena pemiliknya sudah pindah alamat dan atau meninggal dunia. "Kartu akan dialihkan kepada warga lain yang berhak menjadi peserta Jamkesmas," katanya. Menurut dia, sampai kini kartu tidak bertuan tersebut masih disimpan di kelurahan.
Aparat kelurahan pun telah diminta aktif mendaftarkan warga yang tidak masuk dalam kepesertaan Jamkesmas untuk menggantikan pemilik kartu yang sudah meninggal atau pindah alamat.
Sementara itu, kuota Jamkesmas untuk Kota Palembang sebanyak 465.695 jiwa yang sebelumnya dinyatakan sudah terisi penuh. Namun, sampai kini di sejumlah rumah sakit jejaring PT Askes masih ditemukan pemegang SKTM yang belum masuk database peserta Jamkesmas sehingga mereka yang sakit mesti mengurus surat jaminan dari pemerintah daerah untuk bisa berobat dengan biaya dari pemkot setempat.