Cari Pendonor Darah Lewat SMS

Kompas.com - 11/09/2008, 17:08 WIB

GROBOGAN, KAMIS - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan pada bulan Ramadhan saat ini membutuhkan tambahan persediaan darah karena jumlah pendonor darah menurun tajam.

Kepala Unit Transfusi Darah Cabang PMI Grobogan, dr. Susanto, Kamis (11/9), mengatakan, untuk menarik minat pendonor darah agar menyumbangkan darahnya perlu ditempuh cara-cara yang lebih kreatif yakni salah satunya dengan mengontak melalui pesan singkat atau SMS.

Ia mengatakan, SMS itu berisikan meminta mereka atau pendonor darah dengan kerelaannya untuk menyumbangkan darahnya melalui Palang Merah Indonesia (PMI) daerah setempat. Dengan SMS untuk menarik pendonor darah agar menyumbangkan darahnya diharapkan  menumbuhkan kepedulian para donor untuk kegiatan kemanusian.

Selama bulan Ramadhan, pendonor yang tercatat di PMI Grobogan hanya tiga orang setiap harinya. Padahal, pada hari-hari biasa pendonor darah bisa mencapai 20 sampai 25 orang setiap hari.

Untuk itu, ia berharap, karena sepinya pendonor darah pada bulan Ramadhan ini maka dengan pesan SMS bisa lebih baik lagi. Bahkan saat ini, persediaan darah di PMI Grobogan cukup mengkhawatirkan.

"Saat ini saja, permintaan darah dari masyarakat rata-rata 30 kantong per hari dan sementara persediaan di PMI hanya 182 kantong darah. Apabila tidak ada tambahan dari pendonor persediaan darah itu hanya bisa untuk memenuhi enam hari ke depan," katanya.

Sejak Agustus lalu, PMI Grobogan mampu memiliki persediaan 1.129 kantong karena kebutuhan pada saat itu mencapai 1.097 kantong sehingga saat ini perlu terus mencari donor agar stoknya meningkat lagi dengan menumbuhkan rasa kemanusian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau