Laporan wartawan Kompas Suhartono
JAKARTA, JUMAT- Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah tidak pernah menyerah untuk menghentikan semburan lumpur panas yang disebabkan oleh eksplorasi PT Lapindo Brantas di Sidoardjo, Jawa Timur.
"Kalau pemerintah menyerah, tentunya pemerintah pulang dan menghentikan upaya penghentian semburan. Buktinya, kan sampai sekarang masih ada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoardjo (BPLS) dan lainnya. Bahkan, sudah triliunan pemerintah mengeluarkan dana untuk itu," ujar Wapres Kalla menjawab pers, seusai sholat Jumat di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (12/9).
Menurut Wapres, sebagaimana pengalaman di beberapa negara yang terjadi semburan seperti semburan lumpur panas Lapindo Brantas, penanganannya memang lama dan butuh waktu. Bahkan, ada yang sampai 20 hingga 30 tahun. "Hanya, memang lumpurnya yang tidak mau menyerah," tambah Wapres Kalla.
Wapres Kalla mengatakan, meskipun semburan lumpur panas masih terus berlangsung, ia menegaskan bahwa pemerintah juga tidak akan pernah menyerah mengurusi masyarakat yang menjadi korban lumpur tersebut, khususnya untuk penanganan ganti ruginya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang