Di Lebak, 954 Balita Alami Gizi Buruk

Kompas.com - 12/09/2008, 16:50 WIB

LEBAK, JUMAT - Sebanyak 954 anak bawah lima tahun (balita) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diidentifikasi sebagai penderita gizi buruk.

Kepala Bidang Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Tata Sudita, di Lebak, Jumat (12/9), mengatakan, ada sebanyak 954 balita penderita gizi buruk yang dilaporkan petugas gizi di puskesmas pada Juli 2008. Akan tetapi, belum semua petugas gizi yang tersebar di 38 puskesmas melaporkanya sehingga ada kemungkinan jumlah balita penderita gizi buruk bertambah.

"Jumlah balita penderita gizi buruk itu kemungkinan bertambah,  karena hasil pemantauan status gizi tahun 2007 mencapai 1.450 balita," katanya.

Sedangkan anak yang mengalami kekurangan gizi tercatat sebanyak 12.660 orang.  "Saya kira angka itu kemungkinan meningkat menyusul belum pulihnya ekonomi masyarakat," katanya.

Tata mengatakan, tingginya penderita gizi buruk disebabkan himpitan kemiskinan dan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Selain itu, anak memiliki penyakit bawaan seperti jantung, TB,  paru-paru dan lain-lainnya. Oleh karena itu, penanggulangan penderita gizi buruk harus melibatkan semua komponen yakni pemerintah, pengusaha dan masyarakat. Apalagi, saat ini di Kabupaten Lebak masih tinggi angka kemiskinan.

Dia menyebutkan, selama ekonomi masyarakat belum sejahtera, tentu penderita gizi buruk tidak akan hilang karena rendahnya daya beli masyarakat. Akibat rendahnya daya beli masyarakat, anak atau balita tidak mendapatkan asupan gizi yang baik.  

"Banyak orang tua memberikan makanan anak cukup dengan garam serta kerupuk," katanya.

Rohim (3), warga Kalanganyar, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, adalah penderita gizi buruk yang kini berat badanya menyusut, sehingga perlu adanya makanan tambahan untuk meningkatkan pertumbuhan kesehatannya.

"Kami tak mampu membelikan makanan yang bergizi karena sebagai pekerja buruh tani," ujar Samin, orang tua Rohim.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau