Yamaha dan Honda Bikin Motor Hybrid

Kompas.com - 12/09/2008, 18:31 WIB

TOKYO, JUMAT – Bukan Cuma pabrikan mobil di dunia kini berlomba-lomba bikin kendaraan hybrid. Produsen sepeda motor pun melakukan langkah serupa.Pemrakarsanya  Yamaha Motor Co. (YMC) yang memulai proyeknya 2010 dan Honda Motor Co. (HMC) pada 2011.

Kedua perusahaan sama-sama menggunakan mesin berkapasitas 50 cc dan menggunakan baterai litium yang kuat (tahan lama). Menariknya, sepedamotor itu tidak mengeluarkan karbon dioksida (CO2) atau nitrogen oksida (NOX). Selama pengisian baterai, emisi CO2 cukup rendah.

Untuk sekali pengisian cukup mengeluarkan kocek sekitar Rp 8700 dan bisa menempuh jarak 50 km. Sementara Yamaha malah bisa melesat lebih jauh, yakni 100 km dengan sekali isi.

Mengenai harga sepedamotor, Honda memperkirakan  antara Rp Rp 26 juta sampai Rp 35 juta, sedang Yamaha  berkisar Rp 17 juta. Dalam proyek berikutnya, Honda akan membuat motor elektrik murah dengan jarak tempuh cukup jauh.

Honda melirik perusahaan Japan Post Service Co menjadi konsumen empuk. Malah unit pengiriman dari JPSC itu berencana memesan 90.000 motor untuk mengganti motor hybrid.  Baik Yamaha maupun Honda juga mempunyai program menjual sepedamotor hybrid ini ke luar negeri. Tinggal mengikuti infrastruktur di negara yang dituju, termasuk fasilitas pengisian dan perawatan komponen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau