Lebaran, Penumpang Pesawat Diperkirakan Naik 10 Persen

Kompas.com - 12/09/2008, 21:28 WIB

SURABAYA, JUMAT - Pada hari raya lebaran mendatang, pertumbuhan jumlah penumpang di Bandar Udara Juanda diperkirakan mencapai lima hingga 10 persen. Puncak kepadatan penumpang diprediksi terjadi pada H-2 dengan kisaran volumen penumpang sebanyak 16.000 orang.

Demikian diungkapkan Asisten Manajer Tim Sistem Informasi Manajemen, Data, dan Laporan PT (Persero) Angkasa Pura I, Firstson M, di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jumat (12/9).

"Arus mudik akan padat sekitar H-2 dan arus balik memuncak pada H+4. Diperkirakan, arus penumpang yang datang ke Surabaya lebih banyak dibandingkan yang meninggalkan Surabaya," ujarnya.

Untuk melayani para penumpang, PT (Persero) Angkasa Pura I menyiapkan sejumlah posko terpadu yang berada di ruang administrasi bandara. Posko tersebut akan dijaga petugas dari maskapai, bagian imigrasi, TNI Angkatan Laut, serta Polisi.

Meskipun jumlah penumpang diperkirakan naik sekitar lima hingga 10 persen. Namun, hingga saat ini belum ada penambahan jadwal keberangkatan pesawat.

"Kami berharap maskapai-maskapai yang ada segera melaporkan jadwal keberangkatan pesawat tambahan sehingga arus transportasi dan jadwal keberangkatan dapat segera diatur," kata Firstson.

Menurutnya, permasalahan klasik pada masa lebaran diperkirakan akan muncul kembali, seperti praktik pencaloan, tingginya arus penumpang, dan pertambahan volume parkir. Karena itu, pihak PT (Persero) Angkasa Pura I telah menyiapkan sejumlah spanduk dan sosialisasi agar para penumpang tidak membeli tiket di calo.

"Kami mengimbau melalui berbagai cara agar para penumpang tidak membeli tiket pada calo. Pembelian tiket pada calo akan merugikan konsumen sendiri karena baik biro perjalanan maupun pihak bandara tidak akan memberikan ganti rugi jika tiket tersebut tidak berlaku," ujanya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau