NEW YORK, SABTU - Menutup transaksi pekan ini, keguncangan pasar yang diantaranya dipicu oleh ketidakjelasan nasib Lehman Brothers Holding Inc mewarnai nilai transaksi saham yang beragam di Wall Street, New York. Permasalahan di sektor keuangan pekan ini didominasi oleh keinginan investor mendapatkan kejelasan tentang pencarian modal segar bagi bank investasi nomor 4 di AS tersebut.
Saham Lehman yang ditutup menurun 42 persen Kamis (11/9) lalu tercatat telah merosot nilainya lebih dari 94 persen selama tahun ini. Saham Lehman terus merosot 57 sen atau 13,5 persen menutup transaksi pekan ini pada 3,65 dollar AS.
Setelah sempat merosot lebih dari 150 poin, indeks Dow Jones yang ditutup pekan ini naik 1,79 persen dan Nasdaq ditutup dengan kenaikan 0,24 persen. Sementara di bursa komoditas New York Mercantile Exchange, kontrak pengiriman minyak mentah light, sweet naik 31 sen serta ditutup pada kisaran 101,8 dollar AS per barrel setelah sempat untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir merosot di bawah 100 dollar AS. Kalangan investor mengantisipasi kedatangan Topan Ike di Teluk Meksiko yang dikhawatirkan dapat mengarah dan menerjang operasi pengeboran serta penyulingan minyak di perairan Texas.