JAKARTA, MINGGU - Sepanjang Jalan Pramuka ditutup untuk kendaraan pribadi mulai dari perempatan fly over Matraman hingga by pass Ahmad Yani dalam rangka Car Free Day (Hari Bebas Kendaraan Bermotor), Minggu (14/9), antara pukul 06.00 dan 14.00. Pengendara sepeda motor dan mobil yang biasa melalui ruas jalan tersebut dialihkan ke ruas jalan di sekitarnya.
Trafik lalu lintas dari Matraman menuju by pass Ahmad Yani dialihkan ke Jalan Suprapto dan Percetakan Negara. Sementara itu, jalur dari Ahmad Yani ke Matraman dialihkan lewat Kampung Melayu dan Kebon Nanas lewat Cawang, UKI.
"Angkutan umum yang sudah punya jalur tetap juga masih boleh lewat, seperti bus mayasari bhakti P9 dan P64 serta metromini 49," tutur Adri, salah satu petugas polisi lalu lintas yang ditemui Kompas.com. Kedua jalur pengalihan tersebut, katanya, masih lancar di semua jalur dan tidak menimbulkan kemacetan.
Dalam Car Free Day memang hanya kendaraan pribadi yang dilarang melintas. Menurut Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah Jakarta Timur Jannen Napitupulu, sosialisasi sudah dilakukan seminggu sebelumnya supaya masyarakat bisa melewati jalur alternatif bila akan melalui jalan ini.
"Kendaraan umum memang masih boleh lewat kan untuk membiasakan masyarakat memakai kendaraan umum," ujarnya.
Kegiatan ini dimaksudkan memperbaiki kualitas udara Kota Jakarta. Jannen menuturkan, stasiun pemantau kualitas udara dipasang untuk mengetahui seberapa banyak perbaikan kualitas udara dengan diberlakukannya Car Free Day ini. Sayangnya, Laboratorium Lingkungan Provinsi DKI Jakarta yang mengoperasionalkan alat tersebut hanya memiliki satu alat.
"Inilah keterbatasan kami karena hanya satu alat yang bisa mobile, Car Free Day hanya bisa dilakukan pada satu tempat," ujarnya. Car Free Day telah diberlakukan pula di ruas Jalan Thamrin-Sudirman setiap sebulan sekali.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang