Rusia Pertahankan Piala Fed

Kompas.com - 14/09/2008, 20:06 WIB

MADRID, MINGGU - Tim Rusia mempertahankan Piala Fed, lambang supremasi tenis beregu puteri setelah mengalahkan tuan rumah Spanyol 3-0, Minggu (24/9).

Kemenangan Rusia dipastikan setelah pemain tunggal Svetlana Kuznestova mengalahkan petenis utama Spanyol, Anabel Medina Garrigues. Kuznetsova yang  kini menempati peringkat tujuh dunia mengalahkan Garrigues 5-7 6-3 6-4 dalam waktu 2 jam 39 menit.

Kemenangan Kuznetsova mengokohkan kekuatan petenis putri Rusia yang mendominasi ajang ini sejak 2004. Setelah memenanginya tahun 2004 dan 2005, Rusia kehilangan gelarnya ketika tahun 2006 Italia mengalahkan Belgia di final. Mereka merebutnya kembali tahun lalu dengan mengalahkan Italia.

Yang lebih hebat, mereka menjadi juara tanpa diperkuat empat pemain papan atas mereka. Rusia memiliki enam pemain di deretan 20 besar dunia, lima di antara berada di 10 besar.

Namun, kapten tak bermain Shamil Tarpischev terpaksa tidak mengikutsertakan dua anggota tim Fed Cup 2007, mantan petenis nomor satu dunia, Maria Sharapova, dan Anna Chakvetadze, karena cedera. Juara dan finalis Olimpiade Beijing 2008, Elena Dementieva dan Dinara Safina, juga tidak dimasukkan Tarpischev dalam tim.

Jadilah Rusia diperkuat oleh Kuznetsova, peraih perunggu Olimpiade Beijing 2008 Vera Zvonareva, petenis peringkat 61-WTA, Elena Vesnina, dan debutan Fed Cup Ekaterina Makarova. Namun, hal itu tak mengurangi kekuatan tuan rumah yang berambisi meraih Fed Cup mereka yang keenam.

Spanyol menghadapi tugas berat setelah tertinggal 0-2 di hari pertama, Sabtu (13/9). Medina-Garrigues menyerah pada Zvonareva, 6-3, 6-4 pada laga pembuka, dan Kuznetsova menang relatif mudah atas petenis peringkat 49-WTA, Carla Suarez-Navarro, 6-3, 6-1.

Tugas itu dibebankan pada Medina-Garrigues, tunggal utama Spanyol yang wajib menang untuk menyelamatkan harapan tuan rumah. Beban itu terlihat saat petenis peringkat 29-WTA langsung kehilangan dua servis pertamanya di game kedua dan keempat.

Kuznetsova yang memegang servis pertama kali mengandalkan forehand-nya yang keras untuk mendulang poin. Pukulan keras itu juga yang merepotkan Medina-Garrigues sehingga Kuznetsova memimpin 4-0.

Dengan dukungan ribuan penonton yang memenuhi tribun lapangan tanah liat Club de Campo, Madrid, Medina-Garrigues perlahan bangkit. Dimulai dengan mematahkan servis lawan di game kelima dan mempertahankan servisnya di game keenam, Medina-Garrigues menipiskan ketinggalan menjadi 2-4.

Kuznetsova merebut game ketujuh dengan cross court backhand yang tak mampu dijangkau lawannya. Namun, di saat terjepit Medina-Garrigues tampil luar biasa merebut lima game berturut-turut untuk merebut set pertama, 7-5

Sayangnya, tunggal utama Spanyol ini gagal mempertahankan penampilannya di dua set berikutnya. Di sisi lain, Kuznetsova mulai mengurangi kesalahan sendiri dan memenangi set kedua. Meski Medina-Garrigues mampu menyelamatkan dua match point pada game kesembilan set ketiga, Kuznetsova akhirnya menutup laga dan memastikan kemenangan Rusia.

"Pertandingan ini sangat sulit dan dia bermain sangat bagus terutama di angka-angka penting. Namun, kami juga sudah tampil luar biasa, dan maju ke final dengan materi pemain yang berada di bawah mereka," ujar Medina-Garrigues. 

Pertandingan final Piala Fed 2008 dilangsungkan di lapangan tenis tanah liat di Club de Campo Villa de madrid di kota Madrid. Ini merupakan Piala Fed keempat buat Rusia dalam lima tahun terakhir. Spanyol terakhir kali menjadi juara Fed Cup tahun 1998 dengan mengalahkan Swiss di final, 3-2.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau