Kim Terkadang Kehilangan Kesadaran

Kompas.com - 14/09/2008, 22:13 WIB

TOKYO, MINGGU -  Ditengah-tengah laporan baru-baru ini bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong Il jatuh pingsan dan sedang dalam tahap penyembuhan dari stroke atau pendarahan otak besar, sebuah harian Jepang, Minggu (14/9), melaporkan bahwa Kim kadang-kadang hilang kesadaran sejak April tahun ini.

Menurut Mainichi Shimbun, Kim terkadang jatuh pingsan di mejanya dan tidak dapat melakukan urusan-urusan penting Partai Buruh sebagaimana mestinya. Mengutip seorang pejabat China yang berhubungan dengan masalah Korea Utara, harian itu mengatakan bahwa penyakit Kim menjadi cukup serius pada musim panas tahun lalu ketika sejumlah organ vitalnya, termasuk ginjal dan jantung, mulai menunjukkan gejala tidak normal.

Kim, yang dikenal suka bekerja melebihi batas waktu, tidak dapat bekerja lembur sejak Mei dan Juni, ketika kondisinya menjadi lebih serius. Ketika para pejabat mulai menyadari jika pemimpin Korea Utara itu acapkali hilang kesadaran sejak April, tugas-tugasnya mulai dikurangi. Kim fokus menjalani proses penyembuhan hampir selama dua bulan, kata harian itu, untuk melakukan pertemuan dengan wakil presiden China Xi Jinping pada Juni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau