Mourinho Selamatkan Scolari

Kompas.com - 14/09/2008, 22:31 WIB

LONDON, MINGGU - Setahun lalu, ternyata Luiz Felipe Scolari sudah akan dipecat oleh timnas Portugal. Posisinya akhirnya dipertahankan karena sikap Jose Mourinho. Penolakan Mourinho untuk menggantikannya membuat pelatih asal Brasil itu bisa tetap menangani Portugal hingga putaran final Euro 2008.

Menurut laporan yang dilansir The Telegraph, Scolari memukul defender Serbia, Ivica Dragutinovic, pada kualifikasi Piala Eropa 2008, September 2007. Kasus itu membuat federasi sepakbola Portugal (FPF) kecewa dan berniat memecatnya.

Jose Mourinho yang baru saja meninggalkan Chelsea, menjadi favorit utama untuk menggantikannya. FPF pun kemudian menawarinya untuk melatih Portugal. Sayangnya, Mourinho menolak tawaran tersebut.

Penolakan itu menyelamatkan posisi Scolari. Otomatis, FPF mempertahankannya, karena belum mendapat pelatih pengganti yang cocok. Selain itu, akan sangat rawan jika dia dicopot di saat tim sudah terbiasa dengan sistem kepelatihannya.

Jose Carlos Freitas, seorang wartawan yang mantan pejabat humas timnas Portugal, mengungkapkan kasus itu dalam bukunya. Buku berjudul Luiz Felipe O Homen Por Tras de Scolari (Luiz Felipe, Orang di Belakang Scolari) itu menjelaskan situasi saat itu yang hampir melemparkan Scolari dari timnas Portugal.

"Jika FPF memecat Scolari karena insiden dengan Dragutinovic, maka FPF akan mendapat dukungan dari mereka yang mengkritik Scolari. Dukungan juga akan datang dari lawan-lawan Scolari," kata Freitas.

Dia menambahkan, "Saya sendiri juga akan menerima pemecatannya. FPF tak jadi memecat Scolari, kareana Jose Mourinho menolak menjadi penggantinya. FPF tahu risiko memecat Scolari, karena pemain bisa menolak bermain."

Saat Portugal masih bermain di Euro 2008, Scolari sudah melakukan kesepakatan dengan Chelsea. Sebab, dia tahu tak akan diperpanjang. Kini, Scolari pun menjadi pelatih Chelsea dan Mourinho menangani Inter Milan. (TLG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau