MILAN, SENIN - Mulutmu adalah harimaumu! Ungkapan yang menganjurkan kepada setiap orang agar hati-hati dalam bertutur-kata, karena pernyataan kita bisa "menerkam" diri sendiri, tampaknya tidak dihiraukan oleh Jose Mourinho.
Seperti ketika masih di Premier League di mana dia mendapat banyak musuh karena kata-katanya sendiri, Mourinho juga sudah mendapat musuh di Italia. Kali ini dia membuat direktur olahraga Catania, Pietro Lo Monaco, geram menyusul komentarnya setelah laga hari Sabtu (13/9) di San Siro.
Pada pertandingan tersebut, Inter yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-45 sangat kesulitan mencetak gol. Bahkan, mereka perlu "kebaikan" Cristian Terlizzi, yang membuat gol bunuh diri sehingga Inter akhirnya bisa mendapatkan poin penuh berkat kemenangan 2-1.
Namun Mourinho yang sebelum laga itu berjanji Inter akan menang besar mengklaim, seharusnya Nerazzurri bisa menang 5-1. Tak ayal, Lo Monaco marah dan merasa mantan manajer Chelsea tersebut terlalu sombong.
"Orang yang mengatakan bahwa mereka tidak menghormati musuh-musuhnya, termasuk pelatih atau negara, adalah dia (Mourinho,red)," ungkap Lo Monaco kepada Radio Anch'io Sport, Senin (15/9).
"Saya seharusnya tak pantas turun ke levelnya, namun saya akan mengatakan bahwa kita tidak akan dimenangkan oleh kata-katanya yang halus dan karena itu, dia harus belajar untuk menahan lidahnya," tambah sang direktur olahraga.
Bahkan Lo Monaco menandaskan, Mourinho yang dikenal dengan sebutah The Special One itu perlu sebuah pukulan di mulutnya sehingga dia tak banyak berkoar.
Tak hanya persoalan Mourinho. Hubungan antara Inter dan Catania semakin buruk lagi setelah Sulley Muntari menyangkal bahwa dirinya tak melakukan kontak dengan Giacomo Tedesco--gelandang Inter tersebut dikartumerah karena pelanggaran tersebut terhadap Tedesco.
Ini yang membuat Lo Monaco kembali berkomentar. Menurutnya, Muntari seharusnya tak perlu membela diri lagi karena hampir semua orang sudah tahu apa dan siapa dirinya.
"Semua orang sudah tahu Muntari. Tindakannya seperti itu bukanlah hal yang baru," pungkas Lo Monaco. (CH4/LOU)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang