JAKARTA, SENIN-Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir mengaja seluruh bangsa ini untuk instrospeksi diri, terutama para pimpinan pemegang kekuasaan negeri ini.
"Mari kita lakukan refleksi dan tundukkan kepala kita bagi 21 orang di Pasuruan, yang rela kehilangan nyawa untuk berebut Rp 30.000,- di negeri yang kaya raya ini," ujar Soetrisno di Jakarta, Senin (15/9) malam.
"Marilah bertanya apa yang salah pada para pemimpin politik negeri ini hingga rakyat kita begitu miskin, meski Indonesia telah merdeka 63 tahun lalu," ujarnya.
Menurut Soetrisno, terlalu banyak kekayaan alam negeri ini yang disia-siakan pemanfaatannya. Terlalu banyak kekayaan negeri ini yang diberikan pada bangsa asing, sebagai akibat kelemahan para pemimpin dalam mengelola sumber daya alam. (MAM)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang