"Fit And Proper Test" Calon Kapolri Cuma Formalitas

Kompas.com - 16/09/2008, 10:45 WIB

JAKARTA, SELASA - Fit and proper test calon Kapolri terhadap calon tunggal Bambang Hendarso yang rencananya akan diselenggarakan sebelum Hari Raya Lebaran ini dinilai cuma sebagai formalitas. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi III dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Nursjahbani Katjasungkana, sebelum rapat paripurna DPR RI di Jakarta, Selasa (16/9).

"Ini sebetulnya enggak fair karena (Bambang Hendarso) satu-satunya calon sehingga kita seperti disudutkan untuk memilih satu ini saja. Seperti formalitas saja," ujar Nursjahbani.

Namun, menurut Nursjahbani, Fraksi PKB akan mengikuti prosedur yang ada hingga fit and proper test dilakukan. Nursjahbani mengatakan pastilah Presiden Susilo telah memiliki berbagai pertimbangan, baik berdasarkan evaluasi internal Polri maupun rekam jejak kepangkatan Hendarso.

"Yang penting komitmen yang disampaikan Hendarso di depan komisi III nanti. Apakah dia akan tetap berupaya memberantas korupsi internal, tentu saja juga korupsi pada umumnya. Termasuk ilegal logging yang sampai sekarang belum tuntas, juga narkoba dan perjudian," ujar Nursjahbani.

Hal krusial yang juga harus disampaikan Hendarso adalah komitmennya untuk melanjutkan reformasi di tubuh Polri. Jika hal itu tak dapat dikomitmenkan, maka menurut Nursjahbani sulit untuk menyelesaikan isu-isu besar lainnya. Ia juga akan mengingatkan Hendarso soal pengarusutamaan gender di tubuh Polri.  "Jumlah polwan masih belum terlalu banyak," tandasnya.

Sementara itu, Anggota Fraksi PDI-P Gandjar Pranowo mengatakan PDI-P sebagai fraksi oposisi akan tetap mengikuti prosedur fit and proper test. Jika nanti hasilnya ternyata tidak memuaskan, Gandjar mengatakan pemerintah harus menyiapkan alternatif calon lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau