DENPASAR, SELASA - Persediaan daging sapi menjelang lebaran di Denpasar dipastikan aman. Pemerintah juga memastikan tidak akan ada lonjakan kenaikan harga di pasaran khususnya pasar tradisional.
Pelaksana Teknis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar I Wayan Gatra mengatakan masyarakat Denpasar rata-rata membutuhkan 200 kilogram daging sapi per hari. Saat ini, harga daging sapi dengan kualitas nomor satu di pasaran masih berada di kisaran harga normal, Rp 45.000 per kilogram.
Selain pasar Kreneng, Disperindag Kota Denpasar juga mengecek harga dan persedian daging sapi di dua pasar lainnya, Sanglah dan Kumbasari. " Ini merupakan jumlah persedian di luar kebutuhan hotel dan restoran," katanya.
Harga-harga kebutuhan di Denpasar, termasuk daging sapi, cenderung normal, menjelang lebaran. Bahkan di saat lebaran, harga-harga itu cenderung turun. Sebab, menurut Gatra, sebagian masyarakat mudik ke kampung dan menyebabkan permintaan di pasar menjadi turun. "Sesuai hukum ekonomi, harganya pun jadi turun. Apalagi di Bali mayoritas beragama Hindu dan baru saja merayakan Galungan dan Kuningan ," ujar dia.
Saputra (36), seorang pedagang di pasar Sanglah, mengatakan harga-harga kebutuhan pokok belum banyak mengalami kenaikan harga. Hingga saat ini, harga kebutuhan pokok masih berada di kisaran harga normal. "Biasa kenaikan terjadi pada H-7 hingga H+7," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang