Timnas Bola Tangan Rekrut Pemain Basket

Kompas.com - 16/09/2008, 18:59 WIB

JAKARTA, SELASA - Belum memiliki atlet yang akan dipertandingkan pada Asian Beach Games (ABG) 2008 di Bali, 18-26 Oktober mendatang, tim nasional bola tangan Indonesia merekrut beberapa atlet bola basket, lempar lembing, dan bola voli. Cabang bola tangan pantai (beach handball) adalah salah satu cabang olahraga yang relatif baru dan belum banyak dikenal di Indonesia.

"Saat menyeleksi pemain untuk timnas, kami menemui kendala teknis. Kami tawarkan pada timnas bola basket lapis kedua, tetapi tidak ada respon," kata Sujarwo, pelatih tim bola tangan Indonesia, pada acara sosialisasi pengenalan cabang olahraga ABG 2008 untuk wartawan di kantor KONI, Jakarta, Selasa (16/9).

"Akhirnya kami merekrut pemain dari perguruan-perguruan tinggi yang punya fakultas ilmu keolahragaan. Lima puluh persen dari atlet bola basket, 50 persen lainnya campuran atlet lempar lembing dan voli," sambung Sujarwo.

Menurut Sujarwo, atlet bola basket dipilih memperkuat tim bola tangan karena cabang bola basket dan bola tangan memiliki dasar-dasar permainan yang sama, yakni tangkap dan lempar. "Kami ambil atlet lempar lembing dan bola voli karena kami butuh pemain-pemain yang berpostur tinggi," lanjut Sujarwo.

Tim bola tangan Indonesia berkekuatan 10 pemain putra dan 10 pemain putri. Menurut rencana, mereka dijadwalkan beruji coba ke Thailand, 13 September lalu. "Namun, uji coba itu tidak jadi karena ada masalah pengurusan paspor. Kita akan berangkat setelah paspor mereka jadi," kata Sujarwo.

Sujarwo melanjutkan, Thailand adalah satu dari dua negara Asia Tenggara selain Vietnam yang memiliki timnas kuat di cabang bola tangan. Untuk Asia, Korea Selatan merupakan salah satu tim terkuat. Cabang bola tangan adalah cabang olahraga baru di Indonesia. "Pengurus Besar (PB)-nya baru terbentuk dan belum dideklarasikan," kata Sujarwo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau