JAKARTA,RABU - Potensi bisnis waralaba ke depan akan semakin baik. Hal ini ditandai dengan mulai banyak bank yang siap menyalurkan kreditnya, baik dengan jaminan hingga tanpa jaminan. Selain itu, masyarakat juga mulai melirik bisnis ini karena cepatnya pengembalian modal bahkan dalam hitungan bulan.
"Potensi bisnis franchise (waralaba) memiliki area yang besar, apalagi bank kini melayani pengajuan kredit untuk usaha. Otomatis, ikut menumbuhkan perkembangan bisnis ini," kata Toni Tarjo, Vice President Product and Marketing Head Consultan Finance Citibank, di Jakarta, Rabu (17/9).
Dia menambahkan, sekarang banyak sekali waralaba yang muncul di Indonesia. Hal ini tentu memberikan peluang kepada pengusaha untuk memilih bisnis yang sesuai dengan karakternya.
Melihat keadaan tersebut, bank melihat peluang dalam peminjaman kredit. Namun, para kreditor harus mempersiapkan rencana matang terhadap penggunaan uang pinjaman ini. Misalnya, bagaimana pemasukan usahanya nanti terhadap pengembalian kredit, keseriusan kreditor dalam usahanya, dan yang terpenting adalah attitude. Bank mempertimbangkan secara serius soal attitude ini.
"Kami tidak ingin, para kreditor terlibat utang yang berkepanjangan, karena tujuan peminjaman untuk membantu mewujudkan usaha mereka," tambah Toni.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Marketing Oracle, Gunawan Lukito, mengatakan, setiap pengusaha harus mampu memelihara pelanggannya dengan membuat mereka tertarik dan selalu ingin kembali. Buat pelanggan merasa diuntungkan menggunakan produk yang mereka beli.
"Jika kesempatan ini dipergunakan dengan baik, maka calon pengusaha akan dengan mudah mendapatkan kredit dari bank untuk digunakan dalam bisnis franchise," kata Gunawan.
.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang