Arsenal Masih Ditahan Kyiv

Kompas.com - 18/09/2008, 02:35 WIB

KYIV, KAMIS - Arsenal masih kesulitan mengembangkan permainannya saat bertandang ke kandang Dynamo Kyiv. Meski mencoba terus menekan, tapi mereka masih kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah, hingga sampai babak pertama berakhir 0-0.

Sebenarnya, Arsenal sudah berhasil mendominasi permainan. Sementara Kyiv hanya sesekali melakukan serangan balik. Itu pun tak pernah membahayakan gawang Arsenal yang dijaga Almunia.

Di menit ke-2, Arsenal langsung menekan. Robin van Perie mendapat umpan terobosan dari Fabregas. Sayang, tendangannya masih bisa diblok kiper Bogush dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Arsenal mencoba terus menekan dengan kombinasi serangan. Pada menit ke-18, Adebayor sudah bisa melewati dua pemain belakang Kyiv dan melakukan tendangan ke gawang, tapi melenceng.

Permainan kemudian melambat. Kedua tim tampak hati-hati dan mencoba mencari celah. Sehingga, pertandingan sempat membosankan.

Mendekati akhir babak pertama, Arsenal kembali mempercepat serangannya. Di menit ke-40, Van Persie kembali mendapat peluang emas saat menerima umpan silang dari Sagna. Tapi, tendangannya masih sedikit menyamping.

Peluang emas kembali didapatkan Arsenal di menit 43. Cesc Fabregas mendapat ruang terbuka untuk mencetak gol, saat menerima umpan Van Persie. Tendangannya terlalu lemah, hingga dengan mudah ditangkap Bogush. Padahal, jaraknya hanya sekitar lima meter. (HPR)

Susunan pemain:
Dynamo Kyiv:
Bogush; Betao, Diakhate, Mikhalik, Nesmachniy; Vukojevic, Yussuf; Eremenko, Aliyev, Ninkovic; Bangoura
Arsenal: Almunia; Sagna, Toure, Gallas, Clichy; Walcott, Fabregas, Song, Denilson; Van Persie, Adebayor

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau