Mercedes-Benz Tanam Virus Hibrida pada S 400

Kompas.com - 18/09/2008, 15:01 WIB

JERMAN, KAMIS- Produsen mobil kelas premium  Jerman, Mercedes-Benz (MB), tidak tahan  menghadapi serangan virus hibrida. KAMIS (18/9), perusahaan tersebut dari markas besarnya , di Stuttgart, Jerman, mengumumkan bahwa pada musim semi tahun depan akan memasarkan mobil mewah pertama di dunia  dengan sistem penggerak hibrida, yaitu S 400 BlueHYBRID. Selanjutnya, setelah Eropa, mobil tersebut juga  dipasarkan di China dan Amerika Serikat.

Dasar mesin S 400 BlueHYBRID  sama dengan S 350, V6 dengan kapasitas 3.500 cc. Pengembangan yang dilakukan untuk produk baru ini dengan menambahkan motor listrik-magneto, transmisi otomatis 7G-TRONIC  dengan tujuh kecepatan plus batere lithium-ion tegangan tinggi bersama sistem kontrol dan konversinya.

Paling Irit

Target Mercedes Benz mencangkokkan hibrida  pada S 400 adalah untuk mengirit konsumsi bahan dan menurunkan emisi gas buang.  Menurut perusahaan tersebut, setelah dilengkapi dengan sistem hibrida, konsumsi bahan bakar mobil mewah tersebut adalah 12,6 km/liter atau 7,9 liter untuk 100 km. Sedangkan emisi gas buangnnya, 190 gram/km.  Tenaga yang dihasilkan mesin bensin mobil ini mencapai 220kW/299 PS dan torsi 385 Newton-meter.

Komponen hibrida yang dicangkokkan mendampingi mesin bensin, termasuk canggih dan merupakan tren aplikasi  di masa yang akan datang.  Caranya, pada transmisi otomatis, bagian yang biasanya ditempati oleh konverter, kini dihuni oleh unit komponen yang punya dua tugas, motor starter dan generator.

Saat mesin bensin akan dihidupkan, komponen tersebut berfungsi sebagai motor starter. Begitu mesin hidup, tugasnya beralih menjadi generator atau pembangkit tenaga listrik. Tak hanya sekadar itu, bila putaran mesin terlalu tinggi atau rem diinjak, generator tersebut memulihkan atau mengembalikan energi kinetik menjadi listrik yang selanjutnya di simpan di batere lithium-ion.

Selanjutnya, bila pengemudi tancap gas, bukan putaran mesin yang naik. Tetapi, mobil mendapat tambahan tenaga dari motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 15kW 9 20 PS). Motor listrik sendiri mendapatkan energi dari batere. 

Ditambahkan, “recovery” energi pada S 400 BlueHYBRID tidak hanya berasal  generator yang ditanam di transmisi, juga yang dipasang pada rem di setiap roda  Dengan kombinasi seperti tersebut, plus tambahan sistem start & stop,  MB pun menyatakanS 400 BlueHYBRID adalah mobil mewah paling irit di dunia saat ini!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau