DPR Setujui Privatisasi Tiga BUMN

Kompas.com - 18/09/2008, 16:39 WIB

JAKARTA, KAMIS - DPR dan Pemerintah (Menteri Keuangan dan Menteri Negara BUMN) memutuskan akan melakukan privatisasi tiga BUMN, yakni PT Garuda Indonesia Initial Public Offering (IPO) maksimal 40 persen saham baru, PT Krakatau Steel (KS) IPO maksimal 30 persen saham baru, dan PT BTN IPO 30 persen saham baru.

Sedangkan untuk empat BUMN lainnya, yakni PTPN III, IV, VII, dan PT Yodya Karya akan dibahas lebih lanjut.Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Kerja (panja) dengan Komisi XI DPR, Kamis (18/9).Mengenai metode privatisasi dan pelaksanaan IPO akan diatur dan dilakukan oleh pemerintah.

"Kesepakatan ini dengan mempertimbangkan pelaksanaannya diserahkan kepada pemerintah pada waktu yang tepat, sehingga memberikan hasil maksimal bagi pemerintah maupun BUMN sendiri," kata pimpinan rapat kerja KomisiXI DPR, Asman Abdu, Jakarta, Kamis(18/9).

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan keputusan privatisasi BUMN oleh DPR harus ada kepastian yang jelas. Sri Mulyani juga menyayangkan keputusan dalam rapat yang berbelit-belit dan memakan waktu lama. Rapat kerja tersebut berlangsung sekitar 5 jam."Masalah privatisasi masih panjang, belajar dari pengalaman hari ini, mohon kepastian dari Komisi XI. Kalau memang seluruh privatisasi harus melalui panja, maka untuk mengefisienkan ada baiknya mengirim langsung dirut pada panja. Sehingga pada waktu kita rapat kerja itu sudah policy level keputusan yang seharusnya dibuat," kata Sri Mulyani.

Sedangkan untuk BUMN yang belum disetujui oleh DPR, Sri Mulyani meminta kepada komisi XI, supaya segera dibahas dalam panja. Sehingga bisa segera dijadwalkan dalam rapat kerja dengan Menteri yang akan datang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau