JAKARTA, JUMAT - Perusahaan pelayaran yang tergabung dalam asosiasi pelayaran niaga nasional (Indonesian Shipowner Association/INSA) kini mulai menurunkan tarif (freight), khususnya untuk pelayaran antarbenua (ocean going) seiring dengan menurunnya harga minyak dunia.
"Ketika harga minyak dunia melonjak, tarif kita sesuaikan. Sekarang harga minyak dunia bergerak turun, maka kita juga mulai menurunkan tarif," kata Ketua DPC INSA Tanjung Perak Surabaya, Prabowo Budhy Santoso, di Surabaya, Jumat.
Ia mencontohkan, tarif pelayaran untuk kontainer ukuran 20 "feet" tujuan Eropa yang sebelumnya mencapai 1.800 dolar per unit, kini sudah bergerak turun di kisaran 1.600 hingga 1.700 dollar AS.
Prabowo mengakui bahwa penurunan tarif pelayaran tersebut belum berlaku untuk seluruh pelayaran dan seluruh tujuan, karena penentuan tarif juga dipengaruhi pasar. Untuk rute-rute yang banyak peminatnya, tentu tarifnya masih nisbi tinggi.
Menyinggung tarif pelayaran domestik, Prabowo mengemukakan bahwa tarif pelayaran domestik belum banyak mengalami perubahan, karena harga bahan bakar di dalam negeri juga nisbi tetap.
Harga minyak dunia beberapa waktu lalu sempat melambung tinggi hingga mencapai 147 dollar AS per barel. Harga minyak dunia tersebut kini cenderung terus menurun, bahkan menembus angka dibawah 100 dollar AS per barel.
Ketika harga minyak dunia melonjak, perusahaan pelayaran melakukan penyesuaian tarif, sebab bahan bakar minyak merupakan komponen biaya operasional yang signifikan, yakni mencapai 20-30 persen.
Sementara itu, Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Jatim, Isdarmawan Asrikan, menyambut positif penurunan tarif yang ditawarkan perusahaan pelayaran tersebut, dan berharap penurunan bisa dilakukan untuk semua jurusan.
Dengan demikian, lanjutnya, penurunan itu diharapkan akan dapat menjadi dorongan untuk peningkatan ekspor, meskipun ekspor sendiri kini sedang menghadapi tantangan dengan melemahnya harga komoditi dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang