Arema Datangi Persija dengan 18 Pemain

Kompas.com - 20/09/2008, 20:02 WIB

MALANG, SABTU - Arema Malang hanya memboyong 18 pemain untuk meladeni tim tuan rumah Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL), Senin (22/9) malam.

Asisten Manajer Arema, M Taufan, Sabtu (20/9) mengatakan, pihaknya terpaksa hanya memboyong 18 orang pemain, karena ada beberapa pemain pilar yang terpaksa harus absen baik karena cedera maupun akumulasi kartu kuning. Sedangkan Emile Betrand Mbamba terkena kartu merah saat melawan PKT Bontang.

"Dari 25 pemain yang kami miliki, tujuh orang terpaksa absen karena berbagai alasan sehingga kami harus memaksimalkan pemain yang ada, karena target mengantongi poin dari kandang Macan Kemayoran tetap menjadi incaran," katanya ketika dihubungi sebelum meninggalkan  Malang menuju Jakarta.

Tujuh pemain Arema yang terpaksa menjadi "penunggu" mess di Sengkaling itu di antaranya Kurnia Meiga (kiper) yang diganjar sanksi oleh Komdis PSSI, Alexander Pulalo masih dibekap cedera, Hendra Ridwan terakumulasi kartu kuning dan Emile Betrand Mbamba diganjar kartu merah.

Ia mengakui, absennya beberapa pemain pilar tersebut memang menyulitkan, namun tim pelatih sudah meramu strategi dan teknik untuk menghadapi Persija Jakarta, Senin (22/9) dan Persela Lamongan, Sabtu (27/9).

Tuntas tandang ke Persija dan Persela Lamongan, skuad Arema sudah diadang laga away kembali ke kandang Persik Kediri (11/10), Persiwa Wamena (15/10) dan Persipura Jayapura (19/10).

Ia mengakui, laga away lima kali berturut-turut dengan jadwal yang cukup padat tersebut memang sedikit menyulitkan Arema, karena masa recovery cukup pendek apalagi pada bulan Oktober hampir tidak ada recovery, karena antara pertandingan satu dengan lainnya hanya selang tiga hari efektif.

"Apapun kondisinya, tim harus tetap melakoni laga demi laga, meski jadwal yang ada cukup merepotkan kami terutama untuk masa recovery pemain," katanya menambahkan. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau