Scolari Marahi Pemain Chelsea

Kompas.com - 20/09/2008, 20:23 WIB

LONDON, SABTU - Menjelang pertandingan besar lawan Manchester United, suasana panas sudah terjadi di sesi latihan. Pelatih Chelsea, Luiz Felipe Scolari, Sabtu (20/9), marah-marah kepada para pemainnya. Sebab, mereka dianggap berlatih kurang serius dan masih melakukan kesalahan, padahal akan menghadapi pertandingan besar.

Chelsea memang kelewat percaya diri setelah memimpin klasemen Premier League. Di Liga Champions, mereka baru saja menghajar Bordeaux 4-0. Mungkin karena itu, saat berlatih mereka terkesan kurang maksimal hingga Scolari marah-marah dan meminta mereka meningkatkan keseriusan berlatih dan kualitas permainannya.

Kepada media Inggris, The Sun, Scolari mengatakan, "Ketika saya berlatih dengan para pemain, saya sebutkan beberapa kesalahan tim saat melawan Bordeaux. Kemudian, dalam berlatih, ternyata kami masih melakukan kesalahan yang sama. Maka, saya hentikan saja latihannya dan saya katakan kepada mereka untuk melakukan ini dan itu."

"Melawan Manchester United, menang 10-0 akan jauh lebih baik daripada menang 1-0. Kami harus selalu menguasai bola dan tetap berada dalam posisi yang benar," tegasnya.

Saat lawan Bordeaux, Chelsea tak memiliki banyak masalah. Sebab, kelas Bordeaux memang jauh di bawah Chelsea. Namun, Scolari menilai kemenangan 4-0 masih terlalu kecil. Sebab, dilihat permainannya, seharusnya Chelsea bisa menang dengan lebih banyak gol lagi.

Kemenangan 4-0 memang cukup memuaskan. Namun, Scolari merasa kurang puas dengan permainan Chelsea. Maka, dia berharap para pemain tetap fokus untuk menguasai bola dan mengontrol tempo permainan.

"Apa yang bisa kami lakukan agar bermain lebih baik? Kami harus lebih banyak mengontrol bola. Kami harus lebih banyak memainkan bola, lebih lama menguasai bola," jelas pelatih asal Brasil itu.

"Saya sudah melihat hasil analisis atas pertandingan lawan Bordeaux dari staf-staf saya. Apa yang saya katakan adalah kenyataan. Setelah saya memasukkan Belletti, kami lebih mamou mengontrol pertandingan dengan baik. Sayang menginginkan penguasaan bola lebih banyak, juga dalam hal mengontrol permainan," tegasnya. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau