TURIN, SABTU - Juventus benar-benar dalam masalah serius setelah harus kehilangan beberapa pemain kuncinya, yakni David Trezeguet, Alessandro del Piero dan Mauro Camoranesi. Ini merupakan kehilangan besar mengingat ketiga pemain tersebut merupakan pemain-pemain sarat pengalaman yang mampu merubah hasil akhir pertandingan.
"Ini merupakan kesempatan kepada para pemain yang tidak dapat saya turunkan secara reguler untuk dapat meningkatkan penampilan mereka," ungkap pelatih yang akan memboyong timnya melawat ke kandang Cagliari.
Meskipun masalah yang harus dihadapi Del Piero dan Camoranesi hanya cidera kecil, akan tetapi si Nyonya Tua akan kehilangan pemain yang disebut Trezegol untuk waktu empat bulan, untuk memulihkan cidera urat lututnya yang membutuhkan operasi.
"Kami sangat tidak menginginkan cidera yang membekap David dan kami akan segera menanganinya. Kehilangan dia untuk waktu empat bulan merupakan kerugian yang sangat besar bagi kami," lanjut Ranieri.
"Trezeguet adalah pemain kunci kami dan akan sangat sulit tanpa kehadirannya," Ranieri menambahkan.
Pada bursa transfer musim panas ini, il Bianconeri bahkan sudah melakukan antisipasi atas kemungkinan cidera yang akan dialami pemain asal Perancis tersebut dengan merekrut mantan bintang Palermo, Amauri. Meskipun tim yang bermarkas di kota Turin tersebut sudah memiliki Vicenzo Iaquinta dan Sebastian Giovinco sebagai alternatif.
"Amauri merupakan pemain yang sangat berbakat dan berada di tim yang tepat. Dia mampu dengan cepat untuk beradaptasi, hal ini terlihat dari ketenangannya saat kami harus tampil melawan Zenit di partai pembuka Liga Champions," puji Ranieri.
Mantan pelatih Chelsea itu menambahkan, Amauri mampu melakukan apa yang dia minta sehingga inilah saatnya bagi striker tersebut untuk jadi bintang di Juventus.
"Kami memang sudah memperkirakan akan kehilangan ketiga pemain tersebut saat menghadapi Cagliari pekan ini, akan tetapi dengan kondisi Christian Poulsen yang masih belum fit 100 persen akan sangat sulit mencari pemain yang tepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Camoranesi. Semua akan berjalan sulit dengan cideranya mereka," tandas Ranieri.
Musim lalu, Juventus mampu melibas tim asal Sardinia tersebut dengan skor 3-2.
"Melihat hasil pada pertandingan musim lalu, maka kami harus sangat waspada pada tim yang dulu menempati papan tengah Serie-A itu. Meskipun mereka kehilangan poin di dua partai awal, akan tetapi penampilan mereka saat melawan Lazio akan membuat kami harus lebih berhati-hati," Ranieri menambahkan. (CH4/M16)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang