Signature, Ponsel Baru Vertu Berlapis Emas

Kompas.com - 22/09/2008, 09:51 WIB

JAKARTA, SENIN- Vertu, produsen telepon selular mewah, memperkenalkan koleksi terbarunya yang bernama Signature untuk menandai hari jadinya yang ke-10. Ponsel hand made dari Inggris ini, diperkenalkan dalam balutan emas putih dan emas kuning, serta baja.

"Kami sangat senang bisa mempersembahkan koleksi Signature baru, di sini di Paris. Terutama karena untuk pertama kalinya kami meluncurkan telepon ini di kota indah ini pada 2002," ujar Presiden Vertu A lberto Torres di Paris, Perancis, Senin (22/9), seperti termuat dalam siaran persnya.

Alberto menambahkan, selain emas dan baja, Vertu pun menggunakan bahan-bahan terbaik, macam batu safir biru yang membentuk permukaan Signature. Untuk menciptakan permukaan tersebut dibutuhkan waktu lebih dari dua pekan, sebab bahan itu harus dibakar dalam tungku pembakaran bersuhu 2000 derajat celsius. Hasilnya, permukaan ini tidak mungkin tergores kecuali dengan batu intan.

Tombol selular ini pun mengandung rubi yang dipatenkan dengan kadar 4,75 karat dan masing-masing dipotong dan disusun seperti sebuah perhiasan. Lapisan emas dan platinum juga telah diakui oleh Swiss Assay Office, yang lembaga berkompetensi dalam menguji kemurnian emas.

Kemewahan ponsel ini terus berlanjut dengan disediakannya tempat penyimpanan kartu di desain seperti perhiasan dengan pola vertu. Pelepas penutup baterai juga dioperasikan oleh sebuah cincin D (D-ring ). Selain sangat aman, dengan mekanisme ini penutup baterai juga dapat dilepas hanya dengan ujung jari.  

Lantas dari sisi suara, seluruh fitur ausido yang ada di ponsel ini dibuat oleh komposer pemenang Academy Award, Dario Maranelli bersama London Shmpony Orchestra dengan bagian flute solo dimainkan Andrea Griminelli, salah satu pemain flute ternama.  

Vertu signature hanya bisa didapat di butik vertu, toko perhiasan, toko jam tangan dan pusat perbelanjaan terbaik dunia. Vertu Signature berlapis baja dilepas dengan bandrol 9.500 euro atau sekitar Rp 135 juta, berlapis emas kuning 26.000 euro atau sekitar Rp 364 juta dan yang termahal 29.000 euro atau sekitar Rp 400 juta dengan lapisan emas putih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau