Tidak banyak bahan pakaian yang menyandang paradoks pada dirinya, salah satunya denim. Dari orang jalanan hingga ke socialites, mereka mengenakan denim.
Amerika Serikat berhasil membuat tenunan benang katun yang ditemukan pada abad ke-17 di Nimes, Perancis, itu menjadi ikon yang bertahan melalui waktu. Guess mengubah denim yang awalnya lebih dikenal sebagai seragam kerja para koboi itu menjadi pakaian yang seksi.
Bila kini Guess by Marciano menggelar kampanye global untuk denim, itu untuk mengingatkan kembali asal-usul kelahiran merek ini pada tahun 1981. ”Guess selalu setia pada citra awal, yaitu pakaian yang seksi, dan itu membuat penggemarnya dapat selalu mengidentifikasikan diri,” kata Divisional Manager Guess Indonesia Shirley Liauw.
Paul Marciano sebagai Chief Executive Officer dan Co-Chairman of the Board Guess sampai perlu menangani sendiri iklan kampanye ini dengan meminta pemusik yang juga fotografer, Bryan Adams, memotret untuk iklan kampanye ini.
Di Jakarta, kampanye diluncurkan Senin (15/9) sore di Pacific Place. Tiga perempuan, artis Julie Estelle (19), model Karenina (25), dan Puteri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata (24), dipilih mewakili citra Guess Denim.
”Sebagai model aku ingin seperti model dalam iklan Guess, seksi. Suatu privilege bisa terpilih mewakili citra Guess,” kata Karenina yang menyebut dirinya tomboi dan bertubuh atletis. Denim yang cocok, kata Karenina, bisa dipakai untuk pesta atau acara kasual, tergantung dari sepatunya.
Lain lagi Nadine yang merasa pinggulnya termasuk berisi. ”Aku senang karena seleksi ini tidak cuma karena penampilan fisik, tetapi juga banyak pertimbangan lain,” kata finalis Miss Universe 2006 yang senang menyelam dan menjadi duta lingkungan itu.
Lalu, bagaimana Julie menempatkan dirinya? ”Aku bertubuh mungil, tetapi denim ini bisa membantu menonjolkan bagian-bagian yang perlu,” kata dia.
Tak ada manusia yang sempurna, kata pepatah. Tetapi, ketidaksempurnaan itulah yang menjadi pintu masuk industri berinteraksi dengan konsumen. Siapa tak tergoda menjadi seperti ketiga perempuan itu?
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang