Menkes: Depkes siapkan Posko Kesehatan Di Jalur Mudik

Kompas.com - 22/09/2008, 16:53 WIB

JAKARTA, SENIN - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari mengatakan pihaknya sudah menyiagakan posko-posko kesehatan dengan ribuan tenaga medis di sepanjang jalur mudik Lebaran.
    
"Kita sudah tempatkan posko-posko dengan ribuan tenaga kesehatan, utamanya di Pantura yang paling padat," katanya usai menyaksikan pemancangan tiang pertama fasilitas pelayanan kelas dunia di Rumah Sakit Umum Pendidikan Nasional (RSUPN) dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta, Senin.
    
Sementara itu, menurut keterangan Pusat Komunikasi Publik Departemen Kesehatan, pemerintah pusat juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui dinas kesehatan setempat dalam penyiapan puskesmas perawatan dan rumah sakit siaga 24 jam di sekitar wilayah pantai utara (Pantura).
    
Jumlah sarana kesehatan yang disiagakan di sepanjang jalur trans Pulau Jawa meliputi 63 rumah sakit dan 314 puskesmas yang tersebar di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur.
    
Sedangkan di jalur trans Sumatera, disiagakan 38 rumah sakit dan 270 puskesmas yang lokasinya berada di Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Jambi, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
    
Departemen Kesehatan juga menyiagakan 14 kantor kesehatan pelabuhan (KKP) untuk membantu masyarakat yang berangkat dan pulang untuk mudik Lebaran.
    
KKP tersebut berada di  Bandara Raden Inten dan Bakauheni (Lampung), Merak (Banten), Cirebon, KKP Bandara Husein Sastranegara (Bandung), Cilacap, Semarang, Bandara Adi Sumarmo (Surakarta),  Adi Sucipto (Yogyakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Probolinggo,  Banyuwangi, Gilimanuk (Denpasar) dan KKP Bandara Ngurah Rai (Bali).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau