JAKARTA, SENIN - President Ferrari, Luca di Montezemolo menyentil perihal sirkuit baru F1 di Singapura yang bakal menampilkan balapan Minggu ini. Sementara pembalap McLaren, Lewis Hamilton mengaku tidak ada masalah balapan malam hari.
Bos Ferrari, Montezemolo bersuara soal GP F1 Singapura yang dilombakan tinggal beberapa hari karena balapannya berlangsung di bawah sorotan lampu. Ia sendiri juga ragu kalau lomba ini bisa sukses jika dibandingkan dengan sirkuit jalanan yang telah digelar di Valencia lalu.
Kekecewaan Montezemolo, ia melihat sirkuit itu sangat sedikit sekali bisa menyalip, lebih pada kombinasi trek lurus dan tikungan cepat.
Trek di Singapura yang bernama Marina Bay memiliki beberapa kesamaan dengan Valencia yang tahun ini juga merupakan debutnya. Sebagai gambaran, lintasan sepanjang 5.067 km mempunyai 23 tikungan dengan kecepatan tertinggi 300 km/jam di trek lurus.Namun Montezemolo sesuatu yang nyaman buat F1.
Sementara Lewis Hamilton yakin balapan di Singapura tidak ada masalah bagi dirinya. Malah ia percaya kalau segala sesuatunya akan berjalan dengan mulus. "Saya belum pernah balap di malam hari sebelumnya, tapi saya tidak berikir kalau itu menjadi suatu masalah," ungkap Hamilton.
Hamilton menambahkan kalau di Singapura merupakan suatu tantangan bagi para pembalap, terutama menyesuaikan diri dengan suasana malam. "Selain suasana, kami juga tidak biasa dengan waktu lokal yang sama sekali beda. Berarti beda pula dalam mempersiapkan diri," sebut Hamilton.
Kedua pembalap tim McLaren kini sedang dipersiapkan oleh tim dokter secara teliti. Karena, perputaran waktu di Singapura terlambat. Sementara rekan setim Hamiltom, Heikki Kovalainen punya cara tersendiri mengatasi gejala waktu. "Jam kita jangan disesuaikan dengan waktu loka, badan secara otomatis juga ingin berubah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang