Hamilton Santai di Singapura, Bos Ferrari Ragu

Kompas.com - 22/09/2008, 21:23 WIB

JAKARTA, SENIN - President Ferrari, Luca di Montezemolo menyentil perihal sirkuit baru F1 di Singapura yang bakal menampilkan balapan Minggu ini. Sementara pembalap McLaren, Lewis Hamilton mengaku tidak ada masalah balapan malam hari.

Bos Ferrari, Montezemolo bersuara soal GP F1 Singapura yang dilombakan tinggal beberapa hari karena balapannya berlangsung di bawah sorotan lampu. Ia sendiri juga ragu kalau lomba ini bisa sukses jika dibandingkan dengan  sirkuit jalanan yang telah digelar di Valencia lalu.

Kekecewaan Montezemolo, ia melihat sirkuit itu sangat sedikit sekali bisa menyalip, lebih pada kombinasi trek lurus dan tikungan cepat.

Trek di Singapura yang bernama Marina Bay memiliki beberapa kesamaan dengan Valencia yang tahun ini juga merupakan debutnya. Sebagai gambaran, lintasan sepanjang 5.067 km mempunyai 23 tikungan dengan kecepatan tertinggi 300 km/jam di trek lurus.Namun Montezemolo sesuatu yang nyaman buat F1.

Sementara Lewis Hamilton yakin balapan di Singapura tidak ada masalah bagi dirinya. Malah ia percaya kalau segala sesuatunya akan berjalan dengan mulus. "Saya belum pernah balap di malam hari sebelumnya, tapi saya tidak berikir kalau itu menjadi suatu masalah," ungkap Hamilton.

Hamilton menambahkan kalau di Singapura merupakan suatu tantangan  bagi para pembalap, terutama menyesuaikan diri dengan suasana malam. "Selain suasana, kami juga tidak biasa dengan waktu lokal yang sama sekali beda. Berarti beda pula dalam mempersiapkan diri," sebut Hamilton.

Kedua pembalap tim McLaren kini sedang dipersiapkan oleh tim dokter secara teliti. Karena, perputaran waktu di Singapura terlambat. Sementara rekan setim Hamiltom, Heikki Kovalainen punya cara tersendiri mengatasi gejala waktu. "Jam kita jangan disesuaikan dengan waktu loka, badan secara otomatis juga ingin berubah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau