Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Naik Lagi Di Jakarta

Kompas.com - 22/09/2008, 21:43 WIB

JAKARTA, SENIN - Harga daging ayam ras (broiler) dan bukan ras (buras atau ayam kampung) kembali naik, sepekan menjelang Idul Fitri 1429 H. Kenaikan harga terjadi antara Rp 1.000-Rp 5.000 per ekor. Jika sebelumnya harga daging ayam broiler Rp 25.000-Rp 26.000 per ekor, Senin (22/9) naik menjadi Rp 26.000-Rp 27.000 per ekor.

Sementara harga daging ayam buras klasifikasi B naik dari Rp 27.000 - Rp 28.000 per ekor menjadi Rp 32.000-Rp 33.000 per ekor. Harga ayam buras klasifikasi A yang semula Rp 35.000 naik menjadi Rp 40.000 per ekor.

Kenaikan harga daging ayam terjadi di sejumlah pasar tradisional di Pasar Kebayoran Lama (Jakarta Selatan), Pasar Senen (Jakarta Pusat), dan Pasar Baru Ciledug (Tangerang).

Sejumlah pedagang mengatakan, kenaikan harga daging ayam terjadi pada tingkat peternak hingga ke pemasok.

Harga daging ayam naik karena harga pakan naik. "Selain itu, harga ayam ini juga naik karena puasa dan mau Lebaran. Orang banyak mencari daging ayam," kata Taslam, pemasok ayam di Ciledug.

Kacang dan terigu

Selain daging ayam, kenaikan harga juga terjadi pada komoditi kacang tanah, kacang mete, terigu, dan sejumlah jenis sayuran.

Harga kacang tanah kupas yang semula Rp 15.000 - Rp 17.000 per kilogram (kg) naik menjadi Rp 22.000-Rp 25.000 per kg. Sementara harga kacang tanah tanpa kupas naik dari Rp 12.000 per kg menjadi Rp 14.000 per kg.

Aminah (45), pedagang di Pasar Kebayoran Lama mengatakan, permintaan akan kacang tanah kupas Tuban meningkat sejak memasuki minggu ketiga puasa. "Orang yang membelinya minimal dua kilogram," kata Aminah.

Kenaikan harga yang paling menonjol juga terjadi pada kacang mete. Harga kacang itu naik dari Rp 50.000-Rp 60.000 per kg menjadi Rp 80.000 kg. Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada terigu.

Harga terigu kemasan bermerek yang semula Rp 7.500 per kg naik menjadi Rp 12.000 per kg. Sementara harga sejumlah sayuran seperti tomat dan bawang putih juga naik. Harga tomat naik dari Rp 4.000-Rp 6.000 per kg naik menjadi Rp 7.000 - Rp 8.000 per kg. Harga bawang putih naik dari Rp 4.000 per kg menjadi Rp 7.000 per kg.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau