Sleep Apnea Bisa Memicu Impotensi

Kompas.com - 23/09/2008, 12:24 WIB

BILA Anda pria yang kerap terbangun dari tidur malam akibat kesulitan bernafas sebaiknya waspada. Gangguan tidur yang dalam istilah medis disebut sleep apnea itu ternyata bisa berakibat fatal bagi kemampuan ereksi kaum Adam. 

Sebuah laporan riset mengindikasikan, sleep apnea dapat menimbulkan risiko mengalami impotensi atau disfungsi ereksi akibat deprivasi atau hilangnnya jumlah oksigen yang masuk dalam tubuh saat peristiwa gangguan bernafas.

Ilmuwan dari  University of Louisville dalam risetnya terhadap binatang tikus menemukan,  bahwa kondisi yang disebut hipoksia intermiten kronis (CIH) atau minimnya jumlah oksigen akibat sindrom sleep apnea obstruktif (OSAS) dapat mempengaruhi kemampuan ereksi. 

Seminggu saja tikus mengalami CIH, kemampuan mereka untuk ereksi secara spontan  setiap hari menurun 55 hingga persen. Setelah lima pekan, durasi atau waktu yang dibutuhkan tikus pada saat kawin menjadi bertambah lama sekitar 60-kali lipat.

Hasil penelitian yang dimuat jurnal American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, edisi September ini juga menunjukkan bahwa ketika tikus kembali mendapat kadar oksigen standar selama enam pekan, fungsi dan kemampuan ereksi mereka secara alami pulih kembali hingga 74 persen .

Selain itu, terapi obat menggunakan tadalafil  yang nama generiknya Cialis, serta peningkatkan ketersediaan nitrat oksida, mampu mengembalikan fungsi seksual dan ereksi hampir seluruh tikus ke tingkat yang normal.

"Meskipun  CIH berlangung pada periode yang pendek ... ada kaitannya dengan dampak signifikan dari aktivias seksual dan fungsi ereksi," ungkap Dr. David Gozal, profesor pediatrik di University of Louisville.

Peneliti juga menyatakan tidak ditemukannya perbedaan kadar testosteron atau indikator lainnya yang berhubungan dengan fungsi ereksi pada tikus  yang mengalami CIH selama delapan pekan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau