Sriwijaya Air Segera Go Internasional

Kompas.com - 23/09/2008, 14:34 WIB

JAKARTA, SELASA -  Maskapai penerbangan Sriwijaya Air merencanakan membuka  rute-rute internasional. Rencana tersebut direncanakan terealisasi pada  Maret 2009 mendatang. Saat ini rute-rute regional yang menghubungkan dengan  daerah-daerah di dalam negeri dan negeri tetangga telah mulai terealisir.

Manajer Pengembangan Bisnis Sriwijaya Air, Charles An mengatakan,  negara-negara yang diincar perusahaannya antara lain Australia, China dan
Uni Emirat Arab.  "Maret tahun depan kita merencanakan bisa menghubungkan Indonesia dengan  Guangzhou (China), Perth, Sidney, Melbourne (Australia) dan Dubai," kata  Charles di Jakarta.

Alasan pembukaan rute internasional, kata dia, untuk memberikan pelayanan  penumpang yang dianggap masih banyak permintaan. Selain itu, langkah ini  sebagai antisipasi menghadapi kebijakan Open Sky. "Kita akan terus membangun brand imej di negara-negara tetangga. Ini
penting agar saat open sky nanti kita sudah siap," jelasnya.

Untuk menerbangi rute luar negeri tersebut, kata Charles, pihaknya telah  memesan pesawat jenis Boeing 737-800 Next Generation. Dengan pesawat  tersebut, rute Jakarta - Dubai bisa diterbangi dengan singgah dulu di  Bangkok. Saat ini, Sriwijaya Air telah memiliki rute regional yaitu menerbangi  Penang, Ipoh (Malaysia) dan Singapura.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau