Telat bangun setelah begadang, malas menembus kemacetan, atau enggak ada semangat untuk ngantor, sering jadi alasan untuk bolos. Padahal, di balik rasa malas yang mendera, ada beberapa situasi umum yang kerap dihadapi oleh pekerja. Kalau mau sedikit usaha, kita bisa lho, menjalani pekerjaan dengan menyenangkan.
1. Bosan
Bosan dengan rutinitas pekerjaan, kesal karena atasan tak pernah memberi penugasan yang variatif, atau merasa tak ada tantangan lagi, sering menghalangi kita untuk segera bangun di pagi hari dan menyiapkan diri ke kantor. Bila hal ini sudah berjalan berbulan-bulan, saatnya untuk mengubah hidup Anda. Asah kemampuan Anda. Manfaatkan waktu di akhir pekan, sepulang kantor, atau bila memungkinkan full time, untuk mengikuti kursus keterampilan atau melanjutkan kuliah. Belajar akan meningkatkan rasa percaya diri untuk mengerjakan tugas-tugas.
2. Bos menyebalkan
Anda tak sendirian, menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Gallup Management Journal, Amerika Serikat, hampir seperempat karyawan di sana mengatakan akan memecat bos mereka jika punya kesempatan. Dan, 51 persen karyawan di sana berharap bisa menyingkirkan atasan yang menjengkelkan. Jadi, ke mana pun Anda pindah kerja Anda bakal menemui bos yang menyebalkan. Karena itu, singkirkan jauh-jauh pikiran untuk pindah kerja hanya karena kesal dengan sikap bos. Tunjukkan kinerja terbaik Anda sehingga Anda bisa segera mendapatkan promosi dan lepas dari "cengkeraman" bos tadi.
3. Tak bisa memenuhi deadline
Target pekerjaan yang tak terselesaikan sebenarnya sudah bisa Anda prediksi sejak jauh hari. Mungkin lebih nyaman jika Anda tetap bermalas-malasan di tempat tidur, tapi rekan kerja Anda pasti berharap Anda segera menyelesaikan bagian Anda. Untuk menghindari hal ini terulang kembali, buatlah rencana kerja yang matang atau mintalah bantuan dari rekan kerja atau atasan.
4. Karir terhambat
Meski sudah bekerja giat, hingga kini tak sedikit pun tampak titik terang Anda bakal segera dipromosikan. Rasa kesal dan putus asa memang bisa membuat hari-hari di kantor terasa menyiksa. Apalagi jika posisi yang sejak lama diincar justru jatuh ke tangan saingan Anda. Tapi, bagaimana atasan bisa melihat kompetensi Anda bila Anda lebih suka bermalas-malasan di rumah? Segera atur ulang strategi karir Anda dan tunjukkan citra yang positif di kantor.
5. Cuci mata ke mal
Tak punya cukup waktu luang untuk memuaskan hobi belanja atau jalan-jalan? Anda bisa, kok, melakukannya setelah jam kerja. Set alarm Anda satu jam lebih awal sehingga Anda bisa lebih pagi tiba di kantor dan pekerjaan selesai tepat waktu. Setelahnya, Anda bisa menikmati "happy hour" dengan santai.