JAMBI, RABU - Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin menegaskan, kesehatan sopir atau pengemudi bus angkutan mudik lebaran harus diprioritaskan untuk mengantisipasi atau menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik lebaran 1429 H.
"Untuk itu tim medis yang disiagakan harus intensif dan giat memeriksa kesehatan sopir, termasuk memeriksa pernapasan dan urine pengemudi," kata Zulkifli di sela-sela pencanangan angkutan lebaran di jambi, Rabu.
Tidak jarang sopir dalam memandu kendaraannya dalam kondisi kurang sehat, bahkan ada yang mengonsumsi obat terlarang dan minuman keras.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Wirya Murad mengatakan, telah menyediakan pos terpadu yang siaga tim medis untuk memeriksa kesehatan para pengemudi.
Sebab pengemudi sebagai kunci utama keselamatan penumpang, sehingga kesehatan fisik dan mentalnya harus benar-benar prima.
Petugas yang disiagakan di pos terpadu berasal dari berbagai instansi terkait, termasuk tim medis baik dari pemerintah daerah maupun tim medis Polda Jambi.
Pos terpadu yang disiagakan juga menyediakan minuman dan obat-obatan untuk para pengemudi dan awak kendaraan yang ingin beristirahat dan minta diperiksa kesehatannya.
Para penumpang juga diimbau untuk selalu mengingatkan pengemudi bila ugal-ugalan serta terlihat lelah untuk segera berhenti dan istirahat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang