GENOA, KAMIS - Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti sangat terpukul dengan kekalahan 1-3 timnya atas Genoa pada lanjutan Liga Serie-A Italia, Rabu atau Kamis (25/9) dini hari. Yang sangat dia kecewakan, hakim garis melakukan banyak pelanggaran, seperti seorang amatiran.
"Kami tak mau mencari kambing hitam. Tapi, terlalu banyak kesalahan yang dilakukan hakim garis. Mereka harus menjelaskannya kepada saya, atau ini akan terasa berat untuk dimengerti," kata Spalletti tentang kekalahan timnya 1-3 dari Genoa.
Salah satu yang membuatnya kaget, ketika Cristian Panucci sudah sukses memasukkan bola ke gawang Genoa. Harusnya, itu menjadi gol yang membuat kedudukan 2-2. Tapi, hakim garis Biasutto mengibaskan bendera menilai Panucci offside. Padahal, sesuai hasil rekaman, Panucci jelas-jelas tidak offside.
"Ini kasus serius dan sulit dipercaya. Bahkan, seorang hakim garis amatiran pun rasanya tak akan melakukan kesalahan bodoh seperti itu," sesalnya lagi.
Roma kini semakin dalam tekanan. Runner-up Serie-A musim lalu itu baru meraih empat poin dan posisi mereka kini sudah mendekati zona degradasi.
"Kami kalah karena detil-detil tertentu dan berbagai situasi yang menyebabkan masalah buat kami. Tim kami seharusnya meraih hasil yang lebih baik," jelasnya.
Pada pertandingan itu, Daniele De Rossi juga terkena kartu merah pada menit ke-69. Itu yang menyulitkan Roma, meski mereka tetap berjuang keras. "Setelah dikeluarkannya De Rossi, kami sebenarnya masih sanggup menyamakan kedudukan. Tapi, banyak yang sulit dijelaskan," katanya. (CH4)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang