Laporan Wartwan Kompas Suhartono
JAKARTA, KAMIS - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, tradisi mudik yang dilakukan masyarakat Indonesia menjelang Idul Fitri adalah untuk memastikan tercapainya kebahagian setelah setahun bekerja. Sebab dengan mudik anggota masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga dan teman, sambil menikmati hasil jerih payah pekerjaan mereka.
Hal itu disampaikan Wapres saat melepas mudik sejumlah pedagang jamu se Jabotabek di area parkir barat Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Kamis (25/9) pagi.
Wapres didampingi sejumlah menteri, diantaranya, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta dan Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno, serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
Mudik berrsama itu diselenggarakan sebuah perusahaan jamu untuk yang ke sembilan belas kalinya. Mudik yang dilakukan secara gratis oleh para pedagang jamu se Jabotabek itu diikuti oleh sekitar 18.000 pemudik dengan jumlah armada sebanyak 260 unit bus. Sedangkan tujuan mudik ke sejumlah kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Sebelum melepas keberangkatan Wapres Kalla sempat menaiki dua buah bus sambil berdialog dengan sejumlah pemudik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang