BATAM, KAMIS - Pangkalan AL (Lanal) Batam menggagalkan penyelundupan 216 laptop dan ratusan barang lain dari Malaysia di perairan Pulau Sambu, Rabu (24/9). Selain 216 laptop berbagai merk, Lanal Batam juga menemukan berbagai jenis makanan, susu, spare part dan sepatu wanita dalam kapal KM Kingbee 2.
"Pelaku diduga sengaja mengimpor barang dari luar negeri tanpa memasukan ke manifes guna menghindari pajak dari bea cukai, Departemen Kesehatan, maupun BPOM," kata Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (E) Muhammad Faisal di Batam, Kamis (25/9).
Barang-barang tersebut disembunyikan di palka bagian bawah dan ditumpuk benda impor lain yang terdaftar dalam manifes. Berdasarkan informasi dari ABK dan Nahkoda, kata Danlanal, barang-barang tersebut akan didistribusikan ke toko-toko dan pusat perbelanjaan di Batam.
KM Kingbee berlayar dari Batu Pahat malaysia menuju Selat Malaka - Perairan Pulau Nipah - Perairan Pulau Tolop - Perairan Pulau sanbu - Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Danlanal mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri, Lanal Batam menggelar operasi Keamanan Laut rutin dan terkoordinasi agar situasi Batam tetap kondusif.
Di tempat yang sama Komandan Gugus Keamanan Laut Indonesia Barat Laksamana Pertama Sugeng Darmawan mengatakan pengamanan laut terus diperketat menjelang Lebaran. Menurut dia, angka penyelundupan menjelang Lebaran terus meningkat sehingga tingkat pengamanan diperketat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang