UU MA Bukan Untuk Bagir Manan

Kompas.com - 26/09/2008, 17:09 WIB

Laporan wartawan Kompas.com, Inggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, JUMAT - Ketentuan batas usia pensiun 70 tahun bagi hakim agung yang telah disepakati Panja Revisi UU MA, dipastikan Wakil Ketua Komisi III Azis Syamsudin bukan untuk melindungi kepentingan seseorang. Hal tersebut ditegaskan Azis, saat ditanya apakah kabar pengesahan revisi UU MA pada tanggal 6 Oktober terkait Bagir Manan yang akan memasuki usia pensiun pada tanggal tersebut. Proses yang terjadi, ujar Azis, sebagai sebuah proses dari kerja simultan penyelesaian satu paket revisi UU MA, KY dan MK.

"Tanggal 6 saya masih pulang kampung. Yang ada, pada konsultasi dengan pimpinan tadi, hasilnya meminta komisi III untuk menyelesaikan paket UU tersebut. Kalau selesai ketiganya, silakan mengirim surat untuk mengagendakan apakah tanggal 6, 12, 18 atau 24. Kalau kita mau kejar tanggal 6, tidak melihat UU ini untuk orang atau kelompok tapi untuk bangsa," kata Azis di Gedung DPR, Jumat (26/9), tanpa mau menyebut nama Bagir Manan.

Mengenai surat bertandatangan dirinya yang berisi bahwa pembahasan revisi UU MA sudah selesai, dikatakan Azis merupakan haknya sebagai pimpinan komisi, meskipun Ketua Komisi Trimedya Pandjaitan tidak mengetahuinya. Hal itu disebabkan, karena sistem kepemimpinan di komisi III bersifat kolektif kolegial.

"Pimpinan komisi itu kolektif kolegial, tidak bisa saling menjatuhkan atau saling perintah. Urusan apakah yang lain tahu atau tidak tahu, bukan urusan saya," kata dia. Ia juga memastikan tak akan mundur dari panja, sekalipun isu mengalirnya uang Rp10 miliar ke anggota panja berhembus kencang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau