KM Usaha Baru Terbakar, 7 Pemudik Tewas

Kompas.com - 26/09/2008, 19:07 WIB

AMBON, JUMAT - Tujuh penumpang kapal tewas akibat KM Usaha Baru yang mengangkut pemudik dari Ambon ke Pulau Kelang di Provinsi Maluku terbakar. Dua penumpang yang masih anak-anak juga dinyatakan hilang akibat terjebak dalam kapal. Kapal terbakar akibat ledakan di kabin mesin. Api kemudian menyebar tanpa bisa dipadamkan.

Kapal pelayaran rakyat ini berangkat dari Pelabuhan Pasar Arumbai Ambon sekitar pukul 09.00 WIT, Jumat (26/9). Kapal terbakar pukul 11.00 WIT di perairan Tanjung Alang, Pulau Ambon. Korban tewas dan luka-luka dievakuasi ke Ambon untuk perawatana medis.

Korban tewas adalah Wa Ani (45), Wa Enu (59) dan Wa Asih (15), Fitri (7), Firlan (4), Rizky (4) dan Wa Ida (70.

Amin bin Tongke, Kepala Sub Sie Operasi Kantor SAR Ambon menjelaskan, kapal berbobot sekitar tiga ton ini kelebihan muatan. Penumpang yang bisa diangkut hanya sekitar 1-20 orang tetapi dipadati hingga sekitar 45 penumpang, belum termasuk barang. Kapal juga berangkat dari pelabuhan tidak resmi di Pasar Arumbai sehingga tidak terpantau oleh petugas pelabuhan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau