BANDUNG, JUMAT - Perjalanan pengemudi sepeda motor peserta Mudik Bareng Honda 2008 dari Bandung, berlangsung lancar selama perjalanan di Jawa Barat. Hanya terjadi peristiwa kecil yaitu jatuhnya tiga sepeda motor akibat bersenggolan di Kabupaten Tasikmalaya.
Namun, para pengemudinya dapat melanjutkan perjalanan. Berdasarkan laporan yang masuk ke Kompas Biro Jabar, Bandung, Jumat (26/9), hingga sekitar pukul 20.00 WIB, rombongan sudah berada di Wates, Jawa Tengah atau sekitar satu jam sebelum Yogyakarta.
Gerimis yang turun tak menghambat perjalanan. Pemudik sempat salat Jumat dan beristirahat di Cilacap. Selanjutnya, mereka berbuka puasa di Kebumen. Mudik yang melibatkan 627 sepeda motor dari Bandung itu dilepas Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Para pemudik diberangkatkan dari depan Gedung Sate sekitar pukul 06.00 WIB. Para pemudik sudah mulai berdatangan sejak tengah malam. Mereka yang berpuasa mendapatkan santapan sahur. Selanjutnya, pemudik dibagi dalam lima kloter.
Sebagai tanda diberangkatkannya pemudik, Heryawan melambaikan bendera. Gubernur menyambut baik kegiatan Mudik Bareng Honda 2008. Selain terkoordinir, kenyamanan dan keamanan pemudik lebih terjaga. Mudik sudah menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat.
"Lelah tapi juga bahagia berkumpul dengan keluarga. Mudik adalah fitrah manusia yang rindu dengan kampung halaman," katanya.
Saat melepas para pemudik, gubernur didampingi Direktur Utama PT Daya Adira Mustika, Krisgianto Lilik Warga dan Kepala Biro Kompas Jabar Dedi Muhtadi. Keamanan pemudik diutamakan dengan pengawalan polisi disertai ambulans.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang