Pantura Jateng Juga Sudah Padat

Kompas.com - 27/09/2008, 14:35 WIB

PEKALONGAN, SABTU- Memasuki H-4, ratusan ribu kendaraan pemudik merayap di sepanjang jalur pantura Cisanggarung di Kabupaten Brebes hingga Kalikuto, Gringsing Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dari pantauan di jalur pantura, Sabtu (27/9) sekitar pukul 08.00 WIB, arus lalu lintas kendaraan semakin padat sehingga guna mengantisipasi terjadinya kemacetan polisi membuat pagar betis di beberapa pasar tumpah dan di lokasi rawan macet lainnya.

Akibat terjadinya kepadatan arus lalu lintas mudik Lebaran tersebut, mobil melaju dengan kecepatan maksimum 30 kilometer per jam. Kepadatan arus lalu lintas terutama pada ruas dari arah barat (Jakarta) tersebut menjadikan petugas bersiaga penuh selama 24 jam, bahkan di beberapa titik lokasi pasar tumpah seperti pasar Losari, Brebes, sepanjang Kota Tegal, pasar Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pasar induk  Batang, dan Alar Roban, polisi membuat pagar betis.

Selain pemasangan barikade dari bambu sepanjang areal keramaian, polisi juga menutup persimpangan jalan hingga hanya menyalakan lampu kuning pada lampu pengatur jalan, bahkan khusus untuk ruas Cisanggarung - Losari tiga lajur jalan diperuntukan kendaraan dari arah barat.

Sementara di jalur pantura Jalan Jendral Sudirman Kota Pekalongan terjadi penambahan lebar satu meter pada badan jalan dan mengurangi ruas pada lajur kiri. Puluhan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terutama yang berada di sebelah utara atau kiri dari arah Jakarta dipenuhi kendaraan pemudik.

Wakil Kasubag Lantas Polwil Pekalongan, Iptu Agus Riyanto mengatakan, kepadatan arus lalu lintas di jalur pantura pada Sabtu (27/9) dari arah Jakarta menuju Semarang mulai menunjukkan kenaikan luar biasa sehingga kendaraan melaju dengan merayap.

"Kepadatan arus lalu lintas pada hari ini sudah luar biasa, ratusan ribu kendaran mengalir menuju arah Jawa Tengah hingga hanya dapat merambat sepanjang pantura," katana.

Data di Posko Pengamanan Cisanggarung, Losari, Kabupaten Brebes, menyebutkan, jumlah kendaraan yang melintas mengalami lonjakan cukup dratis dibanding sehari sebelumnya. Saat ini, jumlah kendaraan roda dua yang melintas di jalur pantura rata-rata mencapai 12.000 unit/jam, mobil 3.400 unit/jam, bus 599 unit/jam, dan truk 177 unit/jam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau