Mobil Terguling Gara-Gara Ban Bocor

Kompas.com - 27/09/2008, 15:20 WIB

BLORA, SABTU - Dalam sehari, dua kecelakaan terjadi di Jalur Blora-Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Mobil bernomor polisi K 8353 CE terguling lantaran ban bocor, sedangkan sepeda motor bernomor polisi K 6326 TE terjatuh akibat tersenggol bus Nusantara bernomor polisi K 1718 CB. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Kecelakaan tunggal mobil terguling terjadi di Desa Brosot, Kecamatan Sambong, Sabtu (27/9) sekitar pukul 05.30. Mobil bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Blora menuju Cepu.

"Saat menyalip bus, ban mobil kempes dan sopir hilang kendali. Kemudian mobil membentur pal lstrik dan terguling di tepi jalan," kata Imam (18), warga Desa Brosot.

Kejadian itu mengkibatkan sopir mobil luka berat pada bagian kepala, tangan, dan kaki. Ia segera dibawa ke Rumah Sakit Daerah Blora.

Sekitar pukul 09.10, kecelakaan antara sepeda motor dan bus Nusantara di tikungan Palbalon, Kecamatan Jiken. Kejadian itu mengakibatkan pengemudi sepeda motor luka ringan.

"Pada saat menikung, bus menyenggol sepeda motor sehingga pengemudi sepeda motor terjatuh," kata Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Blora Inspektur Dua Agus Budiana.

Ia berharap para pengemudi lebih berhati-hati di tikungan-tikungan tajam dan membiasakan mematuhi rambu atau spanduk peringatan. Ia juga mengimbau para pengemudi mengecek kendaraan sebelum dipakai, terutama untuk perjalanan jauh. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau