MILAN, SABTU - Pelatih Inter Milan Jose Mourinho berbalik menyerang media massa. Setelah bungkam usai pertandingan lawan Lecce, pelatih asal Portugal itu menyalahkan pers yang dianggapnya lebih suka menulis soal tingkah lakunya ketimbang sepak bola.
Pekan lalu, Mourinho tidak mau ikut dalam jumpa pers usai mengalahkan Lecce. Ia mewakilkan pendapatnya kepada asistennya, Beppe Baresi, dan itu langsung ditanggapi miring oleh media di Italia. Hampir sepekan Mourinho diam dan tak berkomentar kepada pers. Sikapnya itu membuat orang lain seperti pelatih Juventus Claudio Ranieri dan General Manager Catania, Pietro Lo Monaco menyampaikan kritik pedas kepadanya.
Mourinho akhirnya buka mulut dan langsung menuduh pers terlalu berlebihan. Ia bahkan membanding-bandingkannya dengan sepak bola di Spanyol dan Inggris. "Saya pikir di Itala hasrat soal sepak bola begitu besar dan tujuannya adalah memajukan olahraga," katanya dalam jumpa pers, sabtu (27/9). "Namun, saya kecewa karena saya melihat perhatian banyak mengarah ke hal-hal sepele, soal kontroversi usai pertandingan antara manajer di tayangan televisi."
"Di Spanyol dan Inggris, perhatian ke masalah-masalah kecil seperti ini tidak terlalu besar, itu sebabnya saat ini Serie A tertinggal dari Premier League dan La Liga. Tak seorang pun menyoroti tentang kenyataan bahwa Lecce bermain dengan tiga kiper dan delapan bek, tapi mereka ingin tahu mengapa justru Baresi hadir di konferensi pers dan bukannya saya," akunya tentang sepak bola defensif yang diperagakan Lecce.
Bukan hanya persoalan "tutup mulut" di pertandingan pekan lalu tersebut. Mourinho juga mengomentari soal pendapat miring tentang sikapnya yang melakukan latihan tertutup. Menurutnya, itu sudah ia putuskan atas persetujuan dengan asistennya. Ia mengaku heran mengapa media Italia tidak menghormati Baresi sama seperti orang menaruh hormat kepada seorang pelatih. "Ini yang sebetulnya saya maksudkan, fokus pada hal sepele menjadi penyebab sepak bola Italia belum mencapai hasil maksimal," katanya lagi. (CH4)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang