Mourinho: Serie-A Tertinggal karena Hal Sepele

Kompas.com - 27/09/2008, 21:04 WIB

MILAN, SABTU - Pelatih Inter Milan Jose Mourinho berbalik menyerang media massa. Setelah bungkam usai pertandingan lawan Lecce, pelatih asal Portugal itu menyalahkan pers yang dianggapnya lebih suka menulis soal tingkah lakunya ketimbang sepak bola.

Pekan lalu, Mourinho tidak mau ikut dalam jumpa pers usai mengalahkan Lecce. Ia mewakilkan pendapatnya kepada asistennya, Beppe Baresi, dan itu langsung ditanggapi miring oleh media di Italia. Hampir sepekan Mourinho diam dan tak berkomentar kepada pers. Sikapnya itu membuat orang lain seperti pelatih Juventus Claudio Ranieri dan General Manager Catania, Pietro Lo Monaco menyampaikan kritik pedas kepadanya.

Mourinho akhirnya buka mulut dan langsung menuduh pers terlalu berlebihan. Ia bahkan membanding-bandingkannya dengan sepak bola di Spanyol dan Inggris. "Saya pikir di Itala hasrat soal sepak bola begitu besar dan tujuannya adalah memajukan olahraga," katanya dalam jumpa pers, sabtu (27/9). "Namun, saya kecewa karena saya melihat perhatian banyak mengarah ke hal-hal sepele, soal kontroversi usai pertandingan antara manajer di tayangan televisi."

"Di Spanyol dan Inggris, perhatian ke masalah-masalah kecil seperti ini tidak terlalu besar, itu sebabnya saat ini Serie A tertinggal dari Premier League dan La Liga. Tak seorang pun menyoroti tentang kenyataan bahwa Lecce bermain dengan tiga kiper dan delapan bek, tapi mereka ingin tahu mengapa justru Baresi hadir di konferensi pers dan bukannya saya," akunya tentang sepak bola defensif yang diperagakan Lecce.

Bukan hanya persoalan "tutup mulut" di pertandingan pekan lalu tersebut. Mourinho juga mengomentari soal pendapat miring tentang sikapnya yang melakukan latihan tertutup. Menurutnya, itu sudah ia putuskan atas persetujuan dengan asistennya. Ia mengaku heran mengapa media Italia tidak menghormati Baresi sama seperti orang menaruh hormat kepada seorang pelatih. "Ini yang sebetulnya saya maksudkan, fokus pada hal sepele menjadi penyebab sepak bola Italia belum mencapai hasil maksimal," katanya lagi. (CH4)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau